- Pulihkan Akses 3 Desa Langkat, PTPN Group Sinergi Lintas Instansi Bangun Jembatan Bailey
- Kunjungi PT SPMN, Direktur Keuangan & Manajemen Risiko PTPN III (Persero) Dorong Peningkatan Mutu La
- Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kebersamaan Lewat Safari Ramadan PTPN I Regional 7 di Tulungbu
- Holding Perkebunan Nusantara Hadirkan Destinasi Wisata Berbasis Kemitraan di Lampung Selatan
- Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Integritas Lewat Program “Kasmaran” PTPN I
- Aksi Bersih Lingkungan PalmCo, Wujud Komitmen Holding Perkebunan Nusantara Menuju Indonesia Asri
- Perkuat Pengamanan Aset HGU, PTPN Group Gandeng Kejati Lintas Provinsi
- Holding Perkebunan Nusantara Selaraskan Strategi TI 2026 Lewat FGD Terintegrasi
- Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV Regional V Bahas Hilirisasi Ayam Terintegrasi Bersama D
- Ikuti Rakor Pemasaran PTPN Group 2026, PT KBPN Dukung Penyempurnaan Tata Kelola
Di Bawah Holding Perkebunan Nusantara, PTPN I Siapkan Banyuwangi sebagai Model Kebun Kelapa Genjah N

BANYUWANGI –- PT Perkebunan Nusantara I
(PTPN I), bagian dari Holding Perkebunan Nusantara di bawah PTPN III (Persero),
terus memperkuat komitmennya dalam mendukung Program Hilirisasi Perkebunan yang
digagas Pemerintah Republik Indonesia. Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, melakukan
peninjauan langsung ke lokasi persiapan penanaman kelapa seluas 50 hektare di
Regional 5, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (23/10/25).
Peninjauan
dilakukan di Afdeling Sidomulyo Kampe, Kebun Pasewaran, yang ditetapkan sebagai
kebun percontohan untuk pengembangan kelapa secara lebih luas di seluruh unit
PTPN I. Dalam kunjungan tersebut, Teddy meninjau detail teknis persiapan, mulai
dari jarak tanam, dimensi lubang, jenis pupuk, hingga aspek agronomis lainnya.
Ia juga meminta penjelasan terkait karakteristik dan potensi varietas kelapa
yang akan ditanam.
Manajer
Kebun Pasewaran, Ardi Arjasa,
dalam laporannya menjelaskan bahwa demplot perdana akan menggunakan varietas kelapa genjah, yaitu Kelapa
Merah Bali dan Entog Kebumen. Kedua varietas tersebut dipilih karena memiliki
sejumlah keunggulan, antara lain cepat berbuah di usia 3-4 tahun, masa
produktif hingga 25 tahun, potensi produksi tinggi, jumlah buah melimpah, serta
kandungan santan yang lebih tinggi.
Baca Lainnya :
- PTPN IV PalmCo Regional VII, Anak Perusahaan Holding Perkebunan Nusantara, Sabet Penghargaan Respond0
- Transformasi PalmCo Berbuah Hasil, PTPN IV di Bawah Holding Perkebunan Nusantara Tingkatkan Produkti0
- Holding Perkebunan Nusantara Dorong Dampak Sosial, PTPN IV Regional III Salurkan Bantuan TJSL Rp3 Mi0
- Kolaborasi PTPN Group dan Pemerintah Daerah, PalmCo Perkuat Jejaring UMKM Kalimantan Barat di Ajang 0
- PTPN I Regional 2, Subholding Holding Perkebunan Nusantara, Jadikan Montoya Pusat Produksi Kopi Stra0
“Jenis
kelapa ini toleran di ketinggian hingga 500 meter di atas permukaan laut,
sehingga sangat sesuai untuk kondisi agroklimat di lokasi ini. Kami telah menyiapkan
demplot seluas 50 hektare dan akan segera memulai tanam perdana,” ujar Ardi.
Usai
melakukan peninjauan, Teddy menyampaikan apresiasi dan optimisme terhadap
pengembangan komoditas kelapa ini. Ia menegaskan bahwa penanaman kelapa genjah
merupakan langkah strategis yang sejalan dengan mandat hilirisasi dari Presiden
Prabowo Subianto melalui
Kementerian Pertanian.
“Kita
pernah mengembangkan kelapa di beberapa unit, namun tidak berlanjut. Kini, kita
memulai kembali sebagai respons atas kebutuhan pasar dan potensi ekonomi yang
besar. Ini tindak lanjut dari Program Hilirisasi Perkebunan yang dicanangkan
Presiden. Pastikan seluruh SOP agronomis dan teknis diimplementasikan sesuai
standar,” tegas Teddy.
Lebih
lanjut Teddy menjelaskan bahwa PTPN I, sebagai Subholding SupportingCo yang mengelola berbagai komoditas
strategis seperti karet, kopi, kakao, kelapa, dan tembakau, berkomitmen untuk
memperkuat nilai tambah produk perkebunan melalui diversifikasi dan hilirisasi.
“Melalui
pengembangan kelapa genjah ini, kami ingin mendorong terciptanya nilai tambah
dari hasil perkebunan rakyat dan perusahaan. Kami berharap Kebun Pasewaran
menjadi pusat percontohan budidaya dan inovasi kelapa di lingkungan PTPN I,”
katanya.
Sekretaris
Perusahaan PTPN I, Aris Handoyo,
menambahkan bahwa program ini merupakan fondasi penting dalam membangun rantai
nilai industri kelapa yang terintegrasi di masa depan.
“Penanaman
kelapa genjah ini adalah fondasi hulu yang sangat penting dalam mensukseskan
Hilirisasi Perkebunan Pemerintah. Komitmen PTPN I bukan hanya menanam, tetapi
memastikan terbentuknya rantai pasok yang terintegrasi sehingga kelapa dapat
menghasilkan produk bernilai tambah tinggi. Setiap aset dan sumber daya PTPN I
harus bekerja optimal dalam mendukung program nasional,” ujar Aris.
Kegiatan
ini menjadi bagian penting dari transformasi PTPN Group yang menekankan
efisiensi, peningkatan produktivitas, dan keberlanjutan usaha melalui
diversifikasi komoditas. PTPN I berharap pengembangan kelapa genjah di
Banyuwangi menjadi model yang dapat direplikasi di berbagai wilayah untuk
memperkuat ketahanan ekonomi nasional dan industri hilir berbasis kelapa.






