- Pulihkan Akses 3 Desa Langkat, PTPN Group Sinergi Lintas Instansi Bangun Jembatan Bailey
- Kunjungi PT SPMN, Direktur Keuangan & Manajemen Risiko PTPN III (Persero) Dorong Peningkatan Mutu La
- Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kebersamaan Lewat Safari Ramadan PTPN I Regional 7 di Tulungbu
- Holding Perkebunan Nusantara Hadirkan Destinasi Wisata Berbasis Kemitraan di Lampung Selatan
- Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Integritas Lewat Program “Kasmaran” PTPN I
- Aksi Bersih Lingkungan PalmCo, Wujud Komitmen Holding Perkebunan Nusantara Menuju Indonesia Asri
- Perkuat Pengamanan Aset HGU, PTPN Group Gandeng Kejati Lintas Provinsi
- Holding Perkebunan Nusantara Selaraskan Strategi TI 2026 Lewat FGD Terintegrasi
- Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV Regional V Bahas Hilirisasi Ayam Terintegrasi Bersama D
- Ikuti Rakor Pemasaran PTPN Group 2026, PT KBPN Dukung Penyempurnaan Tata Kelola
Pulihkan Akses 3 Desa Langkat, PTPN Group Sinergi Lintas Instansi Bangun Jembatan Bailey

Keterangan Gambar : Pulihkan Akses 3 Desa Langkat, PTPN Group Sinergi Lintas Instansi Bangun Jembatan Bailey
Langkat
— PTPN IV PalmCo,
subholding dari Holding Perkebunan Nusantara berkolaborasi dengan Batalyon Zeni
Tempur (Yon Zipur) TNI AD dan PT Langkat Nusantara Kepong (LNK) membangun
Jembatan Bailey darurat di Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Jembatan Bailey sepanjang 30 meter dengan lebar 4
meter tersebut kini menghubungkan kembali Desa Besilam Bukit Lembasa, Desa
Kebun Balik, dan Desa Banjaran Raya, setelah sebelumnya akses utama terputus
akibat banjir bandang. Infrastruktur darurat ini menjadi jalur vital distribusi
hasil pertanian dan mobilitas harian masyarakat yang sempat lumpuh total.
Panglima Kodam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Hendy
Antariksa, turun langsung meninjau penyelesaian pembangunan jembatan pada awal
pekan lalu. Peninjauan tersebut turut dihadiri jajaran Korem, Kodim Langkat,
unsur Muspika Kecamatan Wampu, serta tokoh masyarakat setempat.
Baca Lainnya :
- Kunjungi PT SPMN, Direktur Keuangan & Manajemen Risiko PTPN III (Persero) Dorong Peningkatan Mutu La0
- Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kebersamaan Lewat Safari Ramadan PTPN I Regional 7 di Tulungbu0
- Holding Perkebunan Nusantara Hadirkan Destinasi Wisata Berbasis Kemitraan di Lampung Selatan0
- Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Integritas Lewat Program “Kasmaran” PTPN I0
- Aksi Bersih Lingkungan PalmCo, Wujud Komitmen Holding Perkebunan Nusantara Menuju Indonesia Asri0
Dalam tinjauannya, Mayjen TNI Hendy Antariksa
menyoroti pentingnya respons cepat dan kolaborasi lintas sektor dalam masa
tanggap darurat.
“Kami mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dalam
pembangunan jembatan ini. Sinergi menjadi kekuatan penting dalam mempercepat
pemulihan akses masyarakat,” ujarnya.
Bagian
dari Eskalasi Bantuan Kemanusiaan
Keterlibatan PTPN IV PalmCo dalam pembangunan
jembatan ini merupakan bagian dari langkah eskalatif perusahaan dalam merespons
rangkaian bencana hidrometeorologi yang melanda Pulau Sumatera dalam beberapa
bulan terakhir.
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa,
menegaskan bahwa pengerahan sumber daya perusahaan dalam penanggulangan bencana
merupakan implementasi mandat BUMN yang tidak hanya berorientasi pada kinerja
bisnis, tetapi juga stabilitas sosial masyarakat.
“Pembangunan Jembatan Bailey bersama Kodam I/Bukit
Barisan ini adalah representasi nyata bahwa BUMN dan TNI selalu beriringan di
garis depan. Kami tidak ingin urat nadi perekonomian warga di desa-desa lumpuh
terlalu lama,” tegas Jatmiko.
Berdasarkan catatan penanggulangan bencana, operasi
kemanusiaan PTPN IV PalmCo telah menjangkau 16 kabupaten/kota di Aceh, Sumatera
Utara, dan Sumatera Barat, meliputi Aceh Timur, Aceh Utara, Aceh Tamiang,
Langsa, Medan, Langkat, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Mandailing Natal,
Sibolga, Pasaman Barat, Padang, Tanah Datar, Agam, Solok, dan Lima Puluh Kota.
Bentuk bantuan yang diberikan disesuaikan dengan
tingkat keparahan bencana, antara lain pengerahan puluhan unit alat berat untuk
membuka akses darat yang tertimbun longsor, distribusi ratusan ton sembako,
penyediaan ratusan box obat-obatan, hingga pendirian puluhan posko darurat bagi
ribuan pengungsi.
Untuk wilayah dengan dampak kerusakan infrastruktur
terparah seperti di Kabupaten Aceh Tamiang dan Tapanuli Selatan, perusahaan
juga memasuki fase pemulihan jangka panjang dengan menyediakan lahan bagi
pembangunan Hunian Sementara (Huntara) dan Hunian Tetap (Huntap).
Fokus
Pemulihan di Langkat
Di Kabupaten Langkat, pembangunan jembatan ini
melengkapi bantuan sebelumnya yang telah disalurkan melalui program Tanggung
Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Pada fase awal tanggap darurat banjir,
perusahaan mengalokasikan dana ratusan juta rupiah untuk mendukung kebutuhan
masyarakat terdampak.
Selain distribusi kebutuhan pokok, bantuan juga
difokuskan pada pemulihan psikososial anak-anak korban bencana. Ratusan paket
perlengkapan pendidikan, mulai dari tas sekolah, buku tulis, buku gambar,
hingga alat mewarnai, telah disalurkan ke posko pengungsian guna menjaga
semangat belajar anak-anak di tengah keterbatasan pascabencana.
Dengan beroperasinya kembali Jembatan Bailey di
Kecamatan Wampu, diharapkan proses pemulihan di Kabupaten Langkat dapat
berlangsung lebih cepat, seiring normalnya arus barang dan mobilitas masyarakat
di ketiga desa tersebut.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen PTPN Group dalam
menghadirkan peran aktif BUMN perkebunan sebagai pilar ekonomi sekaligus mitra
strategis pemerintah dalam penanggulangan bencana dan pemulihan sosial
masyarakat.






