- Pulihkan Akses 3 Desa Langkat, PTPN Group Sinergi Lintas Instansi Bangun Jembatan Bailey
- Kunjungi PT SPMN, Direktur Keuangan & Manajemen Risiko PTPN III (Persero) Dorong Peningkatan Mutu La
- Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kebersamaan Lewat Safari Ramadan PTPN I Regional 7 di Tulungbu
- Holding Perkebunan Nusantara Hadirkan Destinasi Wisata Berbasis Kemitraan di Lampung Selatan
- Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Integritas Lewat Program “Kasmaran” PTPN I
- Aksi Bersih Lingkungan PalmCo, Wujud Komitmen Holding Perkebunan Nusantara Menuju Indonesia Asri
- Perkuat Pengamanan Aset HGU, PTPN Group Gandeng Kejati Lintas Provinsi
- Holding Perkebunan Nusantara Selaraskan Strategi TI 2026 Lewat FGD Terintegrasi
- Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV Regional V Bahas Hilirisasi Ayam Terintegrasi Bersama D
- Ikuti Rakor Pemasaran PTPN Group 2026, PT KBPN Dukung Penyempurnaan Tata Kelola
Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV Regional V Bahas Hilirisasi Ayam Terintegrasi Bersama D

Keterangan Gambar : Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV Regional V Bahas Hilirisasi Ayam Terintegrasi Bersama DPRD Landak
Pontianak
— PTPN IV Regional V, salah satu entitas dari
Holding Perkebunan Nusantara menerima kunjungan kerja Komisi I dan Komisi II
DPRD Kabupaten Landak pada Jumat, 13 Februari 2026. Kegiatan berlangsung di
Aula Utama Region Office PTPN IV Regional V, Pontianak, dan disambut langsung
oleh Operation Head I Ihsan, Operation Head II Dedy Gurning, serta jajaran
manajemen.
Pertemuan
berlangsung dalam suasana yang cair, terbuka, dan penuh semangat kebersamaan.
Agenda utama yang dibahas adalah rencana pengembangan Program Hilirisasi
Industri Ayam Terintegrasi yang direncanakan berlokasi di Ngabang, Kabupaten
Landak.
Program
tersebut diproyeksikan menjadi langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan
ekonomi daerah, membuka lapangan kerja baru, serta memperkuat ketahanan pangan
nasional melalui sistem produksi yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Baca Lainnya :
- Ikuti Rakor Pemasaran PTPN Group 2026, PT KBPN Dukung Penyempurnaan Tata Kelola0
- Holding Perkebunan Nusantara Percepat Transformasi Digital, PalmCo Sertifikasi Operator Drone Perkua0
- Holding Perkebunan Nusantara Dorong Hilirisasi Kelapa, PTPN I Latih Petani Kalianda Produksi Gula Se0
- Holding Perkebunan Nusantara Catat 23 Juta Jam Kerja Aman di PTPN IV PalmCo0
- PTPN I Regional 7, Entitas Holding Perkebunan Nusantara, Siap Sukseskan Agenda Strategis Nasional0
Dalam
paparannya, Ihsan menyampaikan gambaran umum operasional perusahaan sekaligus
menjelaskan transformasi besar yang terjadi di tubuh perusahaan. Ia memaparkan
bahwa PTPN XIII resmi bergabung ke dalam PTPN IV sebagai bagian dari
pembentukan Sub Holding PalmCo pada akhir tahun 2023.
Langkah
strategis tersebut menjadikan PTPN XIII bertransformasi menjadi Regional V PTPN
IV (PalmCo), dengan tujuan memperkuat struktur bisnis, meningkatkan
produktivitas kelapa sawit, serta mendorong hilirisasi industri minyak goreng
nasional agar lebih terintegrasi dan berdaya saing.
Lebih
lanjut, Ihsan menegaskan komitmen PTPN IV Regional V dalam mendukung
pembangunan daerah. Ia menyampaikan bahwa perusahaan siap menjalankan berbagai
penugasan pemerintah, termasuk membuka ruang kolaborasi dalam pengembangan
industri perunggasan terintegrasi di Indonesia sebagai bagian dari kontribusi
nyata terhadap penguatan ketahanan pangan nasional.
Dalam
konteks tersebut, PTPN IV Regional V juga menyiapkan pemanfaatan areal
perusahaan yang berada di Kebun Ngabang, Kalimantan Barat, sebagai lokasi
pengembangan program hilirisasi industri ayam. Langkah ini diharapkan mampu
mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus menciptakan nilai tambah yang
berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.
“Kami
melihat program hilirisasi industri ayam ini sebagai peluang besar untuk
menciptakan sistem yang terintegrasi dan berkelanjutan, mulai dari sektor hulu
hingga hilir. Dengan pengelolaan yang efisien, program ini tidak hanya menjaga
stabilitas harga daging dan telur, tetapi juga meningkatkan nilai tambah,
memperkuat kesejahteraan peternak rakyat, dan yang paling penting membuka
peluang kerja bagi masyarakat,” ujar Ihsan.
Ia
juga menekankan pentingnya komunikasi yang harmonis dengan seluruh pemangku
kepentingan. “Kami berkomitmen memastikan kehadiran perusahaan memberikan
dampak positif bagi masyarakat, baik melalui penyerapan tenaga kerja lokal,
pemberdayaan masyarakat, maupun program sosial yang berkelanjutan,” tambahnya.
Selain
membahas rencana hilirisasi industri ayam, pertemuan juga menyoroti perjalanan
panjang sinergi antara PTPN IV, Pemerintah Kabupaten Landak, dan masyarakat
Landak dalam pengembangan komoditas kelapa sawit sejak dekade 1980-an.
Kolaborasi
yang telah terjalin selama puluhan tahun tersebut dinilai memberikan kontribusi
signifikan terhadap pembangunan daerah, membuka lapangan kerja, serta mendorong
peningkatan kesejahteraan masyarakat.
DPRD
menegaskan bahwa sinergi yang telah terbangun hendaknya terus dijaga dan
diperkuat. Apabila masih terdapat hal-hal yang perlu dibenahi, diharapkan dapat
segera diperbaiki melalui komunikasi dan koordinasi yang konstruktif.
Wakil
Ketua DPRD Kabupaten Landak, Minaditana, menyampaikan bahwa kunjungan ini
dilakukan untuk memperoleh gambaran yang utuh mengenai kesiapan dan rencana
pelaksanaan program di Kabupaten Landak. Ia menegaskan bahwa DPRD mendukung
investasi yang masuk, namun berharap proses pembangunannya tetap mengedepankan
kearifan lokal, melibatkan masyarakat sekitar, serta memberi prioritas kepada
tenaga kerja setempat. Menurutnya, dukungan Dewan akan diberikan sepanjang
program tersebut berjalan baik dan memberi manfaat nyata bagi daerah.
“Kami
berharap pembangunan industri hilirisasi ayam ini benar-benar membuka peluang
bagi masyarakat lokal, terutama dalam penyerapan tenaga kerja. Dengan begitu,
manfaatnya dapat langsung dirasakan warga dan turut menekan angka pengangguran
di Kabupaten Landak. Kami juga meminta agar lokasi yang telah disurvei tidak
berubah atau dialihkan ke tempat lain, karena isu di tengah masyarakat sudah
berkembang cukup luas,” ujarnya.
Dengan
nilai investasi yang cukup besar, program ini diharapkan tidak hanya
meningkatkan pendapatan daerah dan membuka lapangan kerja baru, tetapi juga
memperkuat ketersediaan protein hewani bagi masyarakat. Program tersebut
dinilai sejalan dengan upaya mendukung ketahanan pangan nasional serta
pelaksanaan program makan bergizi gratis, sehingga manfaatnya dapat dirasakan
secara luas dan berkelanjutan.
Berbagai
masukan dan aspirasi disampaikan secara terbuka oleh anggota Dewan, khususnya
terkait optimalisasi penyerapan tenaga kerja lokal, penguatan program
pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan koordinasi dalam menyikapi isu-isu
sosial di sekitar wilayah operasional. Tingkat pengangguran di Kabupaten Landak
yang masih relatif tinggi menjadi perhatian bersama, sehingga pelibatan tenaga
kerja lokal disepakati sebagai prioritas utama dalam pengembangan program.
PTPN
IV Regional V bersama DPRD Kabupaten Landak berkomitmen untuk terus menjaga
komunikasi yang terbuka, saling mendukung, serta memperkuat sinergi secara
berkelanjutan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendorong terwujudnya
pembangunan yang inklusif dan berkesinambungan, sehingga manfaatnya dapat
dirasakan secara nyata oleh masyarakat serta memberikan kontribusi positif bagi
kemajuan Kabupaten Landak.






