- Pulihkan Akses 3 Desa Langkat, PTPN Group Sinergi Lintas Instansi Bangun Jembatan Bailey
- Kunjungi PT SPMN, Direktur Keuangan & Manajemen Risiko PTPN III (Persero) Dorong Peningkatan Mutu La
- Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kebersamaan Lewat Safari Ramadan PTPN I Regional 7 di Tulungbu
- Holding Perkebunan Nusantara Hadirkan Destinasi Wisata Berbasis Kemitraan di Lampung Selatan
- Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Integritas Lewat Program “Kasmaran” PTPN I
- Aksi Bersih Lingkungan PalmCo, Wujud Komitmen Holding Perkebunan Nusantara Menuju Indonesia Asri
- Perkuat Pengamanan Aset HGU, PTPN Group Gandeng Kejati Lintas Provinsi
- Holding Perkebunan Nusantara Selaraskan Strategi TI 2026 Lewat FGD Terintegrasi
- Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV Regional V Bahas Hilirisasi Ayam Terintegrasi Bersama D
- Ikuti Rakor Pemasaran PTPN Group 2026, PT KBPN Dukung Penyempurnaan Tata Kelola
Holding PTPN III Perluas Dampak Sosial, PalmCo Salurkan Lebih Rp65 Miliar TJSL di 94 Kabupaten/Kota

Keterangan Gambar : Holding PTPN III Perluas Dampak Sosial, PalmCo Salurkan Lebih Rp65 Miliar TJSL di 94 Kabupaten/Kota
Jakarta - Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui Subholding
PTPN IV PalmCo, terus mempertegas komitmennya dalam pembangunan berkelanjutan
di Indonesia. Sepanjang tahun 2025, perusahaan plat merah tersebut tercatat
telah menyalurkan dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebesar
lebih dari Rp65 miliar. Penyaluran ini menyentuh berbagai lapisan masyarakat yang
tersebar di 94 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia.
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa,
dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (28/1/2026), menyampaikan bahwa
realisasi ini merupakan wujud nyata transformasi strategi sosial perusahaan. Ia
menegaskan bahwa TJSL PTPN IV kini tidak lagi hanya bersifat filantropi atau
bantuan amal semata, melainkan berfokus pada penciptaan nilai bersama atau
Creating Shared Value (CSV).
"Sepanjang 2025, kami memegang teguh prinsip
'Hadir Berdampak, Tumbuh Berkelanjutan'. Alokasi TJSL kami susun dengan
strategi 70% untuk program CSV yang berdampak langsung bagi keberlanjutan
bisnis dan sosial, serta 30% untuk filantropi. Tujuannya adalah menciptakan
kondisi di mana perusahaan dan masyarakat sama-sama menjadi pemenang (winning a
lot)," ujar Jatmiko.
Baca Lainnya :
- PTPN I Catat Produksi 32 Juta Liter Bioetanol, Perkuat Peran Holding Perkebunanan Nusantara dalam Tr0
- Journey of Excellence Holding Perkebunan Nusantara: Bohari Rahman, Simbol Ketangguhan Pemanen PTPN I0
- Holding Perkebunan Nusantara Melalui PTPN IV Regional III Tandun Perkuat Kebersamaan dengan Masyarak0
- Dukung Employer Branding Holding Perkebunan Nusantara, PT KPBN Ikuti Open House Batch IV 20260
- Perkuat SDM Selaras Holding Perkebunan Nusantara, PTPN IV Gelar Journey of Excellence Pemanen Terbai0
Pemberdayaan
Ekonomi Berbasis Rantai Pasok
Salah satu sorotan utama penyaluran TJSL tahun 2025
adalah keberhasilan perusahaan dalam mengintegrasikan UMKM lokal ke dalam
rantai pasok perusahaan. Jatmiko mencontohkan kesuksesan pembinaan UMKM pandai
besi di Desa Teratak, Riau, yang kini tergabung dalam Koperasi Desa Merah
Putih.
"Membangun ekonomi masyarakat adalah investasi
untuk memperkokoh korporasi. Kami memberikan modal, sertifikasi SNI, hingga
akses pasar bagi para pandai besi ini. Hasilnya, mereka kini menjadi pemasok
resmi alat panen yang mendukung operasi inti perusahaan kami. Ini adalah bukti
nyata bagaimana kemitraan dengan petani dan UMKM menciptakan kemandirian
ekonomi sekaligus mendukung kelancaran bisnis," jelas Jatmiko.
Secara total, PTPN IV PalmCo telah membina lebih
dari 8.500 Usaha Mikro dan Kecil (UMK) yang mendapatkan pendampingan,
peningkatan kapasitas (capacity building), serta pengembangan pasar.
Investasi
SDM dan Pelestarian Lingkungan
Selain ekonomi, dana TJSL juga dialokasikan secara
masif untuk sektor pendidikan dan kesehatan sebagai fondasi membangun SDM.
Melalui PalmCo Scholarship Program, perusahaan memberikan beasiswa penuh selama
4 tahun masa pendidikan perguruan tinggi bagi siswa berprestasi di sekitar unit
usaha.
"Kami juga memberikan kursus gratis bagi siswa
SMA di sekitar kebun, yang mana 90% pesertanya berhasil lulus masuk Perguruan
Tinggi Negeri (PTN). Di sektor kesehatan, kami berkolaborasi dengan BKKBN dalam
Gerakan Cegah Stunting yang telah menjangkau lebih dari 4.000 anak dan keluarga
melalui bantuan nutrisi dan pendampingan," tambah Jatmiko.
Dari sisi lingkungan, PalmCo mengusung semangat
Green Harmony dengan menanam lebih dari 30.000 pohon untuk penghijauan daerah
aliran sungai (DAS) dan menyebar lebih dari 40.000 bibit ikan. Perusahaan juga
aktif dalam konservasi satwa dilindungi seperti orangutan dan gajah melalui
kolaborasi dengan BKSDA dan NGO.
Responsif
Terhadap Bencana
Jatmiko juga menyoroti peran perusahaan dalam
tanggap darurat bencana, khususnya bencana hidrometeorologi yang kerap melanda
wilayah Sumatera. PTPN IV PalmCo memposisikan diri untuk hadir paling awal
dalam memberikan bantuan evakuasi, posko, dan logistik dasar.
"Kami tidak hanya berhenti di masa tanggap
darurat. Kami terlibat aktif dalam pemulihan, termasuk membantu pengawasan
pembangunan dan relokasi 2.000 hunian tetap bagi korban bencana. Ini adalah
bagian dari komitmen kami untuk menjadi agen pembangunan yang responsif,"
tutup Jatmiko.
Realisasi penyaluran lebih dari Rp65 miliar di 94
kabupaten/kota ini menjadi bukti keseriusan PTPN IV PalmCo dalam menjalankan
peran BUMN yang tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga memberikan
kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat dan kelestarian
lingkungan Indonesia.






