- Pulihkan Akses 3 Desa Langkat, PTPN Group Sinergi Lintas Instansi Bangun Jembatan Bailey
- Kunjungi PT SPMN, Direktur Keuangan & Manajemen Risiko PTPN III (Persero) Dorong Peningkatan Mutu La
- Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kebersamaan Lewat Safari Ramadan PTPN I Regional 7 di Tulungbu
- Holding Perkebunan Nusantara Hadirkan Destinasi Wisata Berbasis Kemitraan di Lampung Selatan
- Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Integritas Lewat Program “Kasmaran” PTPN I
- Aksi Bersih Lingkungan PalmCo, Wujud Komitmen Holding Perkebunan Nusantara Menuju Indonesia Asri
- Perkuat Pengamanan Aset HGU, PTPN Group Gandeng Kejati Lintas Provinsi
- Holding Perkebunan Nusantara Selaraskan Strategi TI 2026 Lewat FGD Terintegrasi
- Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV Regional V Bahas Hilirisasi Ayam Terintegrasi Bersama D
- Ikuti Rakor Pemasaran PTPN Group 2026, PT KBPN Dukung Penyempurnaan Tata Kelola
Holding PTPN III (Persero) Dorong Perluasan Tebu Melalui Kolaborasi PT SGN dengan Polda Jawa Timur

Keterangan Gambar : Holding PTPN III (Persero) Dorong Perluasan Tebu Melalui Kolaborasi PT SGN dengan Polda Jawa Timur
Surabaya, 9 Januari 2025 — Holding Perkebunan Nusantara terus memperkuat peran entitas usahanya dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Komitmen tersebut tercermin melalui langkah strategis PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) dalam memperluas area tanam tebu serta memperkuat pengamanan wilayah kerja melalui sinergi dengan Kepolisian Daerah Jawa Timur.
Hal ini ditandai dengan pertemuan antara Direktur Utama PT SGN, Mahmudi, dan Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur, Irjen Pol. Nanang Avianto, yang membahas penguatan kolaborasi dalam perluasan area tanam tebu serta pengamanan wilayah kerja perusahaan. Pertemuan tersebut dihadiri jajaran pimpinan kedua institusi. Direktur Utama PT SGN didampingi Direktur Keuangan dan Direktur Operasional, sementara Kapolda Jawa Timur hadir bersama Wakapolda serta sejumlah pejabat utama dan perwira tinggi Polda Jawa Timur.
Kedua pihak sepakat bahwa perluasan area tanam tebu dan stabilitas keamanan menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan industri gula nasional. Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nanang Avianto menegaskan bahwa aspek keamanan memiliki peran strategis dalam mendukung program pengembangan tebu. Menurutnya, “dukungan pengamanan dari Polda Jawa Timur akan terus diperkuat agar seluruh aktivitas PT SGN, mulai dari kebun tebu hingga pabrik gula, dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif.” Ia menambahkan, “keamanan wilayah kerja bukan hanya soal menjaga aset perusahaan, tetapi juga memberikan rasa aman bagi petani tebu, karyawan, dan masyarakat di sekitar.”
Baca Lainnya :
- Bertumpu pada Integritas dan Disiplin Operasional, PalmCo Pimpin Kinerja PTPN Group 20250
- Adaptif terhadap Regulasi Nasional, Holding Perkebunan Nusantara Dorong Transformasi Layanan PT Sri 0
- Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kemitraan Petani, PalmCo Catat Serapan 3,25 Juta Ton TBS Sepanj0
- Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Mutu Layanan Kesehatan Lewat Kehadiran Ruang KRIS di Sri Pamela0
- Holding PTPN III (Persero) Perkuat Pengendalian Persediaan CPO melalui Stock Opname di KPBN Dumai0
Sementara itu, Direktur Utama PT SGN Mahmudi menyampaikan bahwa sinergi dengan Polda Jawa Timur memberikan kepastian bagi perusahaan dalam menjalankan program strategis. “Kerja sama ini sangat penting bagi PT SGN, terutama dalam mendukung perluasan area tanam tebu dan menjaga stabilitas operasional perusahaan,” ujarnya. Mahmudi menegaskan, “dengan dukungan aparat kepolisian, kami optimistis dapat mempercepat pengembangan tebu sekaligus berkontribusi nyata terhadap program swasembada gula nasional.”
Holding Perkebunan Nusantara memandang kolaborasi lintas sektor sebagai kunci keberhasilan transformasi dan penguatan industri gula nasional. Melalui kolaborasi ini, PT SGN dan Polda Jawa Timur diharapkan dapat terus memperkuat koordinasi, menciptakan iklim usaha yang aman dan kondusif, serta mendukung peningkatan produksi gula nasional secara berkelanjutan.
Mengenai PT Sinergi Gula Nusantara (PT SGN) :
PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) yang dikenal dengan Sugar Co merupakan perusahan sub-Holding Gula PT Perkebunan Nusantara III (Persero) yang bergerak di bidang usaha agro industri komoditas gula. Perusahaan didirikan pada tanggal 17 Agustus 2021 berdasarkan hukum pendirian merujuk pada Surat Menteri BUMN Nomor S-527/MBU/07/2021 tanggal 26 Juli 2021. Pendirian perusahaan PT Sinergi Gula Nusantara dalam rangka restrukturisasi bisnis gula PTPN Grup, adalah merupakan merupakan salah satu dari 88 Proyek Strategis Nasional (PSN) Pemerintah guna mendukung pencapaian swasembada gula nasional.
Perusahaan mengkonsolidasi 36 Pabrik Gula Perkebunan Nusantara yang tersebar dari Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan. Saat ini Perusahaan melakukan upaya-upaya restrukturisasi bisnis gula dan transformasi usaha di sektor pengolahan tanaman tebu (off farm), kemitraan budidaya perkebunan (on farm), peningkatan kesejahteraan petani tebu rakyat serta unit-unit pendukungnya guna meningkatkan kinerja maupun produktivitas Perusahaan.






