- Pulihkan Akses 3 Desa Langkat, PTPN Group Sinergi Lintas Instansi Bangun Jembatan Bailey
- Kunjungi PT SPMN, Direktur Keuangan & Manajemen Risiko PTPN III (Persero) Dorong Peningkatan Mutu La
- Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kebersamaan Lewat Safari Ramadan PTPN I Regional 7 di Tulungbu
- Holding Perkebunan Nusantara Hadirkan Destinasi Wisata Berbasis Kemitraan di Lampung Selatan
- Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Integritas Lewat Program “Kasmaran” PTPN I
- Aksi Bersih Lingkungan PalmCo, Wujud Komitmen Holding Perkebunan Nusantara Menuju Indonesia Asri
- Perkuat Pengamanan Aset HGU, PTPN Group Gandeng Kejati Lintas Provinsi
- Holding Perkebunan Nusantara Selaraskan Strategi TI 2026 Lewat FGD Terintegrasi
- Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV Regional V Bahas Hilirisasi Ayam Terintegrasi Bersama D
- Ikuti Rakor Pemasaran PTPN Group 2026, PT KBPN Dukung Penyempurnaan Tata Kelola
Mahasiswa Unilak Kunjungi PKS Lubuk Dalam, Holding Perkebunan Nusantara Tunjukkan Inovasi Limbah Saw
.png)
SIAK — Sebanyak 60 mahasiswa dari Program Studi Agroteknologi dan Agribisnis Universitas Lancang Kuning (Unilak) melakukan kunjungan lapangan ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Lubuk Dalam milik PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo Regional III, baru-baru ini. Kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran langsung bagi mahasiswa mengenai inovasi pengelolaan limbah sawit yang dikembangkan menjadi energi terbarukan.
Dalam kunjungan tersebut, para mahasiswa melihat langsung proses pengolahan tandan buah segar (TBS) menjadi crude palm oil (CPO), sekaligus menyaksikan bagaimana limbah sawit yang sebelumnya hanya dipandang sebagai residu kini diolah menjadi energi listrik ramah lingkungan melalui Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg).
Baca Lainnya :
- Holding Perkebunan Nusantara Optimalkan Aset PTPN I di Helvetia, Hadirkan Harmoni Hunian dan UMKM0
- Bedah Kontrak Bersama BGN Law Firm, PT CMN Wujudkan Tata Kelola Profesional Holding Perkebunan Nusan0
- Holding Perkebunan Nusantara Dorong Peremajaan Sawit Rakyat Lewat Kemitraan Offtaker di Muara Enim0
- Holding Perkebunan Nusantara Dukung Asta Cita, PTPN IV Regional V–Polsek Meliau Tanam Jagung 1 Hekta0
- Holding Perkebunan Nusantara Dorong UMKM Lokal Lewat Koperasi Karyawan PTPN I Regional 50
Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV PalmCo, Irwan Perangin-angin, menjelaskan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini merupakan strategi perusahaan dalam membangun pemahaman generasi muda mengenai industri sawit berkelanjutan. Menurutnya, sektor sawit memiliki potensi besar dalam menghadirkan solusi atas tantangan global, termasuk perubahan iklim.
“Kami ingin generasi muda melihat bahwa kelapa sawit merupakan sektor strategis yang dapat menghadirkan inovasi, energi bersih, serta peluang ekonomi baru. Melalui kunjungan ini, mahasiswa bisa langsung menyaksikan bagaimana limbah sawit dapat menjadi energi terbarukan yang bermanfaat luas,” ujar Irwan.
Inovasi yang dijalankan PalmCo melalui PLTBg Lubuk Dalam sebelumnya juga mendapat pengakuan dari pemerintah. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) telah memberikan Sertifikat Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca (SPE-GRK) kepada PTPN IV PalmCo, menjadikannya perusahaan perkebunan sawit pertama yang menerima sertifikat tersebut. Berdasarkan verifikasi Tim MRV KLHK, PLTBg Lubuk Dalam berhasil menekan emisi hingga 33.799 ton CO₂e dalam empat tahun terakhir.
Wakil Dekan I Fakultas Pertanian Unilak, Dr. Vonny Indah Sari, yang hadir mendampingi mahasiswa, turut memberikan apresiasi kepada PTPN IV PalmCo atas kesempatan yang diberikan.
“Inisiatif PTPN IV PalmCo yang memanfaatkan komoditas sawit, termasuk limbahnya sebagai energi terbarukan, adalah hal yang luar biasa. Kami menyaksikan bagaimana sawit itu pohon kehidupan. Seluruh bagiannya memiliki manfaat, bahkan hingga ke limbahnya sekalipun,” kata Vonny.
Ia menambahkan, kunjungan ini sangat berharga bagi mahasiswa. “Mereka tidak hanya belajar teori di kampus, tetapi juga mendapat pengalaman lapangan langsung tentang bagaimana industri sawit dikelola secara modern dan ramah lingkungan. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut,” ujarnya.
Mahasiswa pun menilai inisiatif PTPN IV Regional III membuktikan bahwa industri kelapa sawit tidak hanya berfokus pada keuntungan bisnis, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan. Hal ini sekaligus menepis anggapan miring tentang sawit yang kerap dikaitkan dengan isu lingkungan.
Kegiatan kunjungan ditutup dengan sesi diskusi interaktif, di mana mahasiswa dapat bertanya langsung kepada manajemen PKS Lubuk Dalam mengenai peluang riset, prospek bisnis, hingga tantangan dalam pengembangan energi terbarukan berbasis sawit.






