- Pulihkan Akses 3 Desa Langkat, PTPN Group Sinergi Lintas Instansi Bangun Jembatan Bailey
- Kunjungi PT SPMN, Direktur Keuangan & Manajemen Risiko PTPN III (Persero) Dorong Peningkatan Mutu La
- Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kebersamaan Lewat Safari Ramadan PTPN I Regional 7 di Tulungbu
- Holding Perkebunan Nusantara Hadirkan Destinasi Wisata Berbasis Kemitraan di Lampung Selatan
- Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Integritas Lewat Program “Kasmaran” PTPN I
- Aksi Bersih Lingkungan PalmCo, Wujud Komitmen Holding Perkebunan Nusantara Menuju Indonesia Asri
- Perkuat Pengamanan Aset HGU, PTPN Group Gandeng Kejati Lintas Provinsi
- Holding Perkebunan Nusantara Selaraskan Strategi TI 2026 Lewat FGD Terintegrasi
- Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV Regional V Bahas Hilirisasi Ayam Terintegrasi Bersama D
- Ikuti Rakor Pemasaran PTPN Group 2026, PT KBPN Dukung Penyempurnaan Tata Kelola
PalmCo, Subholding Holding Perkebunan Nusantara, Salurkan Rp721 Juta untuk Pesantren di Wilayah Suma

Peringatan Hari Santri Nasional 2025 mungkin telah
usai. Namun gema semangatnya masih terasa di banyak pesantren di Sumatera dan
sekitarnya. Holding Perkebunan PTPN III (Persero) melalui subholding PTPN IV
PalmCo misalnya, yang ikut memperkuat langkah mereka melalui program Tanggung
Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Hingga akhir kuartal ketiga tahun ini,
total bantuan yang disalurkan PalmCo kepada pondok pesantren tercatat mencapai
Rp721,35 juta.
Dana tersebut tersebar ke 22 lembaga pesantren di
berbagai titik wilayah, mulai dari Sumatera Utara, Lampung, hingga Jambi,
dengan bentuk dukungan yang beragam sesuai kebutuhan masing-masing lembaga.
Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa
mengatakan, dukungan terhadap dunia pesantren menjadi bagian dari upaya
perusahaan memperkuat hubungan dengan masyarakat melalui pendidikan berbasis
nilai keagamaan.
Baca Lainnya :
- Holding Perkebunan Nusantara dan Pemko Medan Bersinergi Kembalikan Kejayaan Tembakau Deli0
- Banaran Trail Run 2025, Holding Perkebunan Nusantara Dorong Efek Ekonomi Daerah Lewat Olahraga dan W0
- Tuhu Bangun Tekankan Kolaborasi Teknologi dan Humanisme bagi Pemimpin PTPN0
- Holding Perkebunan Nusantara Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Expo UMKM PTPN I0
- Holding Perkebunan Nusantara Dorong Kolaborasi Riset Global Lewat PT RPN dan IRRDB0
“Santri adalah bagian penting dari ekosistem sosial
di sekitar perkebunan. Mereka tidak hanya belajar agama, tetapi juga membangun
karakter dan nilai-nilai moral yang menjadi fondasi bangsa. Kami ingin hadir
untuk memperkuat itu, dengan cara yang bermanfaat dan berkelanjutan,” ujar
Jatmiko.
Lebih lanjut, Jatmiko menjelaskan bahwa sebagian
besar bantuan diarahkan untuk pembangunan dan rehabilitasi sarana pendidikan
serta asrama santri. Sementara sebagian lainnya digunakan untuk mendukung
operasional kegiatan keagamaan, penyediaan peralatan belajar, hingga pembinaan
dan pelaksanaan hari lahir pesantren.
“Dari seluruh program yang telah terealisasi, nilai
bantuan terbesar diberikan untuk Pembangunan Pondok Pesantren Al-Hikmah
Istiqomah Buay Bahuga di Lampung Selatan senilai Rp 500 juta. Dana tersebut
dimanfaatkan untuk memperluas fasilitas pendidikan dan memperbaiki ruang
belajar bagi para santri di wilayah tersebut,” jelasnya.
Di sejumlah daerah lain, pesantren yang lebih kecil
juga menerima bantuan sesuai kebutuhan. Beberapa pesantren tahfiz dan pesantren
modern di Medan mendapatkan dukungan pembangunan asrama, kamar mandi, serta
bantuan kegiatan keagamaan seperti pelatihan santri dan kegiatan Ramadhan.
Bagi para pengasuh pesantren, bantuan ini bukan
sekadar soal pembangunan fisik, melainkan dorongan moral yang menumbuhkan
semangat baru di kalangan santri. “Alhamdulillah, terima kasih PTPN IV PalmCo
atas kepedulian terhadap pengembangan kemampuan pada diri santri. Bantuan ini
sangat berarti karena dapat menggali potensi dan skill para santri dalam menghadapi
masa depan,” ujar Muhammad Al-Fikri, pengasuh Pesantren Al-Hidayah di Jambi.
Menurut Al-Fikri, pada rangkaian peringatan hari
lahir ke-47 pesantrennya yang jatuh beberapa hari lalu, pihaknya sengaja
menggelar berbagai lomba untuk melihat potensi santri di berbagai bidang,
termasuk teknologi digital.
“Banyak santri yang memiliki kemampuan berbasis
keagamaan, tapi juga mengikuti perkembangan teknologi digital. Nah, ini kita
lihat dengan menggelar lomba pemanfaatan teknologi berbasis agama,” tambahnya.
Cerita senada datang dari Pesantren Raudhatul Ulum,
salah satu penerima bantuan lainnya. “Dulu PTPN IV datang membantu kami,
sekarang rekan-rekan kembali lagi dengan program yang berbeda. Atas nama
yayasan dan seluruh anak didik, kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian
PTPN IV Regional III kepada para santri kami,” ungkap salah satu pengasuhnya.
Pesantren yang berdiri di kawasan pedesaan itu
berfokus meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang
mampu. Dukungan yang datang, sekecil apa pun, menurutnya menjadi tambahan
semangat untuk terus bertahan dan memperluas jangkauan pendidikan bagi
masyarakat sekitar.
Meski sering luput dari sorotan publik, kontribusi
sosial semacam ini memberi dampak nyata bagi ribuan santri di berbagai daerah.
Dari ruang belajar yang lebih layak hingga kegiatan pembinaan yang menumbuhkan
keterampilan baru, program TJSL yang dijalankan PalmCo menjadi salah satu
bentuk nyata kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan keagamaan di
Indonesia.






