- Pulihkan Akses 3 Desa Langkat, PTPN Group Sinergi Lintas Instansi Bangun Jembatan Bailey
- Kunjungi PT SPMN, Direktur Keuangan & Manajemen Risiko PTPN III (Persero) Dorong Peningkatan Mutu La
- Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kebersamaan Lewat Safari Ramadan PTPN I Regional 7 di Tulungbu
- Holding Perkebunan Nusantara Hadirkan Destinasi Wisata Berbasis Kemitraan di Lampung Selatan
- Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Integritas Lewat Program “Kasmaran” PTPN I
- Aksi Bersih Lingkungan PalmCo, Wujud Komitmen Holding Perkebunan Nusantara Menuju Indonesia Asri
- Perkuat Pengamanan Aset HGU, PTPN Group Gandeng Kejati Lintas Provinsi
- Holding Perkebunan Nusantara Selaraskan Strategi TI 2026 Lewat FGD Terintegrasi
- Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV Regional V Bahas Hilirisasi Ayam Terintegrasi Bersama D
- Ikuti Rakor Pemasaran PTPN Group 2026, PT KBPN Dukung Penyempurnaan Tata Kelola
Perluas Pangsa Pasar Baru ke Turki dan Spanyol, PTPN I Regional 4 Targetkan Pendapatan Komoditas Tem
SURABAYA
– Sebagai salah satu komoditas bisnis utama, kualitas tembakau PTPN
I Regional 4 telah terbukti diminati oleh sejumlah negara di dunia seperti
Filipina, Amerika, Jerman, Eropa, dan Amerika Latin. Maka tak ayal jika PTPN I
Regional 4 optimis meraih target pemasaran tembakau pada tahun 2024 dapat
menembus angka Rp 374, 78 miliar.
“Kami memproyeksikan
nilai pemasaran tembakau khususnya melalui ekspor pada tahun 2024 dapat
mencetak pendapatan perusahaan sebesar Rp 374, 78 miliar. Angka ini akan
tercapai jika 100 persen dari target produksi tembakau terpenuhi yaitu sebanyak
1.061 ton,” ujar Region Head PTPN I Regional 4 Subagiyo saat dijumpai wartawan
pada Kamis (20/06).
Subagiyo juga menuturkan
bahwa target tersebut merupakan bentuk komitmen PTPN I Regional 4 sebagai
bagian dari BUMN dalam mewujudkan surplus neraca perdagangan sehingga dapat
menambah pendapatan negara khususnya Jawa Timur melalui sumbangsih devisa hasil
ekspor.
Baca Lainnya :
- Komisi VI: Pembentukan PalmCo Perkuat Ekosistem Sawit Nasional0
- HUT Ke 28, PTPN Group Bagikan 10 Ribu Paket Sembako0
- Regional 8 Menjadi Tuan Rumah dalam Sosialisasi Proyek Strategis Nasional Lingkup PTPN Group0
- PTPN IV Reg. III Usung E-Tekpol Perkuat Produksi CPO Dukung Ketahanan Pangan dan Energi0
- Didukung oleh BPDP KS dan Direktorat Jenderal Perkebunan, PT RPN Laksanakan Pelatihan Teknis Budiday0
Berdasarkan Rencana
Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP), per Mei 2024, PTPN I Regional 4 sudah mencapai ekspor
tembakau sebanyak 41%. Dengan kata lain, 436 ton tembakau kualitas tinggi telah
berhasil diekspor dan telah mampu mencatatkan pendapatan sebesar Rp 62,14
miliar.
Region Head PTPN I
Regional 4 Subagiyo optimis tembakau produksi PTPN I Regional 4 akan mampu
terserap 98% oleh pangsa pasar dan ditargetkan akan mendatangkan laba Aff Kebun
sebesar Rp 61 miliar.
Oleh karena itu,
sejumlah strategi pun telah disiapkan secara matang, baik dari sisi operasional
maupun pemasaran. Dari sisi operasional, percepatan penyediaan bahan dan barang
kebutuhan sarana produksi menjadi salah satu fokus strategi PTPN I Regional 4.
“Kami terus pastikan
strategi ini dapat dijalankan secara optimal. Penguatan infrastruktur pendukung
juga kami lakukan secara bertahap melalui pembangunan gudang pengering. Selain
itu, pengadaan alat mesin pertanian untuk efisiensi kerja serta peningkatan
keterlibatan Pusat Penelitian Tembakau dan QA Kebun Tembakau sebagai
verifikator hasil operasional di setiap fase proses budidaya juga terus kami
upayakan,” jelas Subagiyo.
Sementara itu dari sisi
pemasaran, Subagiyo menjelaskan, PTPN I Regional 4 berfokus pada penerapan
strategi 4P, yaitu Product melalui
peningkatan jumlah produksi top grade,
Price melalui penetapan harga yang
dapat bersaing serta Place and Promotion melalui keterlibatan
perusahaan secara aktif dalam agenda misi dagang dan pameran internasional.
Subagiyo berharap sejumlah strategi tersebut mampu mendukung
peningkatan kualitas produksi dan future
growth market terutama melaui ekspor.
“Kini kami juga tengah
berupaya untuk memperluas pangsa pasar baru ke Turki dan Spanyol,” pungkasnya.






