Breaking News
- Pulihkan Akses 3 Desa Langkat, PTPN Group Sinergi Lintas Instansi Bangun Jembatan Bailey
- Kunjungi PT SPMN, Direktur Keuangan & Manajemen Risiko PTPN III (Persero) Dorong Peningkatan Mutu La
- Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kebersamaan Lewat Safari Ramadan PTPN I Regional 7 di Tulungbu
- Holding Perkebunan Nusantara Hadirkan Destinasi Wisata Berbasis Kemitraan di Lampung Selatan
- Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Integritas Lewat Program “Kasmaran” PTPN I
- Aksi Bersih Lingkungan PalmCo, Wujud Komitmen Holding Perkebunan Nusantara Menuju Indonesia Asri
- Perkuat Pengamanan Aset HGU, PTPN Group Gandeng Kejati Lintas Provinsi
- Holding Perkebunan Nusantara Selaraskan Strategi TI 2026 Lewat FGD Terintegrasi
- Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV Regional V Bahas Hilirisasi Ayam Terintegrasi Bersama D
- Ikuti Rakor Pemasaran PTPN Group 2026, PT KBPN Dukung Penyempurnaan Tata Kelola
PETIK TEBU MANTEN, KEBUN LUMAJANG RAYA PTPN I REGIONAL 4 SINERGI DENGAN PABRIK GULA DJATIROTO

Tradisi petik tebu manten yang digelar di Desa Rojopolo,
Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang, Minggu (19/5/2024) menandai awal musim
giling PG Jatiroto tahun 2024.
Lumajang, Jawa Timur - Tradisi petik tebu manten yang digelar PT
Perkebunan Nusantara (PTPN) 1 Regional 4 Kebun Lumajang Raya bersama Pabrik
Gula (PG) Jatiroto di Desa Rojopolo Kecamatan Jatiroto Kabupaten
Lumajang pada Minggu menandai awal musim giling di pabrik gula tersebut.
Selain itu, lanjut dia, tradisi itu sebagai tanda yang melambangkan tebu sudah
matang dan layak untuk digiling, serta menandakan para pekerja kebun sebagai on
farm bersama pihak pabrik (off farm) telah bahu-membahu agar proses
penggilingan tahun ini dapat berjalan lancar dan sukses.
Setelah prosesi petik dan siraman tebu manten dilakukan,
sebanyak 21 batang tebu yang telah dipanen oleh masing-masing Kepala Kebun
Wilayah (KKW) selanjutnya dikirab menuju pabrik untuk proses penggilingan yang
diiringi tarian khas daerah Lumajang seperti Jaran Kencak.
General Manager PG Jatiroto Lumajang Agus Priambodo mengatakan tahun 2024 menjadi tahun penuh tantangan bagi PG Jatiroto karena harus menggiling tebu sebanyak 10 juta kuintal.
"Mudah-mudahan penggilingan dapat berjalan lancar dan saya optimistis bisa
mencapai target itu, sehingga dapat mendorong pergerakan ekonomi masyarakat di
Lumajang," ujarnya.
Baca Lainnya :
- Cara Repsol Honda Jaga Kepercayaan Diri Marquez0
- Kalahkan Federer, Djokovic Juara Wimbledon0
- Meski Akui Sudah Sulit Menang, Rossi Belum Mau Menyerah0
- Peta Wisata Bandung, Mulai dari Lembang - Ciwidey0
- Alasan Taman Bunga Ditutup Bikin Geleng Kepala0
Sebagai informasi, tradisi tebu manten merupakan
ritual petik tebu yang diselenggarakan setiap tahunnya sebelum dilaksanakan
giling. Tujuannya untuk mencari keberkahan karena dipercaya bisa menghasilkan
sumber pendapatan yang lebih baik.
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments






