- Pulihkan Akses 3 Desa Langkat, PTPN Group Sinergi Lintas Instansi Bangun Jembatan Bailey
- Kunjungi PT SPMN, Direktur Keuangan & Manajemen Risiko PTPN III (Persero) Dorong Peningkatan Mutu La
- Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kebersamaan Lewat Safari Ramadan PTPN I Regional 7 di Tulungbu
- Holding Perkebunan Nusantara Hadirkan Destinasi Wisata Berbasis Kemitraan di Lampung Selatan
- Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Integritas Lewat Program “Kasmaran” PTPN I
- Aksi Bersih Lingkungan PalmCo, Wujud Komitmen Holding Perkebunan Nusantara Menuju Indonesia Asri
- Perkuat Pengamanan Aset HGU, PTPN Group Gandeng Kejati Lintas Provinsi
- Holding Perkebunan Nusantara Selaraskan Strategi TI 2026 Lewat FGD Terintegrasi
- Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV Regional V Bahas Hilirisasi Ayam Terintegrasi Bersama D
- Ikuti Rakor Pemasaran PTPN Group 2026, PT KBPN Dukung Penyempurnaan Tata Kelola
PTPN I Reg.4 In House Training: Kupas Strategi Sugarcane Operational Excellence

Surabaya – Sebagai bentuk optimalisasi kompetensi dan keterampilan karyawan dalam menghadapi tantangan industri perkebunan tebu yang terus berkembang, PTPN I Regional 4 langsungkan In House Training pada Selasa (07/05) hingga Rabu (08/05). Kegiatan dilaksanakan secara hybrid dan dibuka langsung oleh Region Head PTPN I Regional 4, Subagiyo pada hari pertama, serta SEVP Operation PTPN I Regional 4 Febri Ari Marpaung pada hari kedua.
“Melalui in house training ini, kita berdiskusi dalam rangka mengasah intuisi bisnis dan teknis kita supaya kita lebih tajam. Jika tahun ini kita ditargetkan 100 ton/ha, maka tahun depan kita bisa tetapkan 125 ton/ha. Bagi saya, ini menantang untuk dibuktikan bahwa kita mampu,” terang Subagiyo saat membuka kegiatan tersebut. Dalam siaran pers yang diterima oleh Kinni.id, Rabu (15/05/24).
Adapun di hari pertama peserta mendapat kesempatan terkait kunci produktivitas tebu 200 ton/ha, manajemen biaya kebun, serta manajemen risiko kebun bersama dengan ketiga pemateri yang juga karyawan dari PTPN I Regional 4, yakni Ridwan Bayu, Teguh Mulyanto, dan Dika Pratiwi Putri. Sementara di hari kedua, pelatihan berfokus pada teknologi pengelolaan kesuburan tanah, perakitan varietas potensi tinggi serta pengelolaan tata air dalam antisipasi iklim bersama Nanik Tri Ismadi, Alfarina Kardiana S., dan Mahmud Bekti Nugroho.
Baca Lainnya :
- Warisan Dokumenter P3GI Ditetapkan Dalam MOWCAP UNESCO0
- PTPN IV Regional 4 Salurkan Bantuan Stunting di Muara Bulian0
- PT Sri Pamela Group Berkolaborasi dengan UPT II WASNAKER SUMUT dalam Menyemarakkan May Day Sumatera 0
- PTPN I Reg. 4 Raih Penghargaan Indonesia CSR Brand Equity Awards dari The Iconomics0
- PTPN I Regional 7 Upaya Hukum Selamatkan Aset Lahan 461 Ha Di Lampung Utara0
“Kami mencoba sharing experience terkait tantangan serta dinamika bisnis industri gula khususnya dalam sisi on farm. Jika di hari pertama para peserta berfokus pada kunci produktivitas, manajemen biaya dan manajemen risiko kebun, maka di hari kedua ini para peserta akan berkesempatan mendapatkan pandangan terkait strategi Supporting Co khususnya Regional 4 terkait sugarcane operational excellence,” jelas Febri saat membuka kegiatan di hari kedua.






