- Pulihkan Akses 3 Desa Langkat, PTPN Group Sinergi Lintas Instansi Bangun Jembatan Bailey
- Kunjungi PT SPMN, Direktur Keuangan & Manajemen Risiko PTPN III (Persero) Dorong Peningkatan Mutu La
- Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kebersamaan Lewat Safari Ramadan PTPN I Regional 7 di Tulungbu
- Holding Perkebunan Nusantara Hadirkan Destinasi Wisata Berbasis Kemitraan di Lampung Selatan
- Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Integritas Lewat Program “Kasmaran” PTPN I
- Aksi Bersih Lingkungan PalmCo, Wujud Komitmen Holding Perkebunan Nusantara Menuju Indonesia Asri
- Perkuat Pengamanan Aset HGU, PTPN Group Gandeng Kejati Lintas Provinsi
- Holding Perkebunan Nusantara Selaraskan Strategi TI 2026 Lewat FGD Terintegrasi
- Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV Regional V Bahas Hilirisasi Ayam Terintegrasi Bersama D
- Ikuti Rakor Pemasaran PTPN Group 2026, PT KBPN Dukung Penyempurnaan Tata Kelola
PTPN I Regional 4 Tanam Perdana Tembakau Bawah Naungan Tahun 2024 di Jember

PTPN 1 Regional 4 Jawa Timur, Rabu (15/5/2024) mulai melakukan tanam perdana tembakau TBN (Tembakau Bawah Naungan), di Dusun Limbungsari Desa Ajung, Kecamatan Ajung, Jember.
Dengan luas lahan yang mencapai 650 hektare lebih, PTPN 1 Regional 4 menargetkan, pada musim tanam tahun ini, bisa mencapai hasil yang lebih baik, dengan target 17 ton tembakau per hektare dalam satu musim.
Baca Lainnya :
- Region Head PTPN I Regional 4 Subagiyo Targetkan Produktivitas Capai 1,7 Ton/Ha pada Musim Tanam Tem0
- PTPN Group Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Award Kategori The Most Promising Company0
- PT Sri Pamela Medika Nusantara Lakukan Penandatanganan Kerja Sama dengan PT Grahadura Leidong Prima 0
- Serah Terima Jabatan SEVP Operation dan Pengurus IKBI PTPN I Regional 40
- Silaturahmi FSP BUN dan SP-BUN PTPN IV Regional V, Konsolidasi Perkuat Soliditas antara Perusahaan d0
Sevp Operation PTPN I Regional IV Febri Ari Marpaung mengatakan, PTPN I Regional IV memiliki luas kebun tembakau mencapai 700 hektare di Jember dan 50 hektare di Klaten.” Tahun ini, dengan menggunakan lahan seluas 650 hektare, kami menargetkan hasil tembakau nanti, akan mencapai 17 ton lebih,” ujar Febry.
Febry menjelaskan, bahwa target yang dipatok tersebut, cukup beralasan, dikarenakan musim tanam perdana saat ini, tidak ada badai elnino, sehingga target tersebut dinilai cukup masuk akal, karena dengan cuaca yang baik, bisa meningkatkan kualitas mencapai 82 persen. Jika target tersebut terlampui, maka panen yang dihasilkan bisa meningkat hingga mencapai 150 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
“Kalau target ini bisa terpenuhi, maka penghasilan dari komoditas tembakau ini bisa mencapai 150 persen,” pungkasnya.
Masih kata febri, tembakau saat ini menjadi nilai lebih. Oleh karena itu, ia meminta petani di kebun tembakau untyuk membuktikan target Bersama dan kualitas NW 32 persen harus tercapai.






