- Pulihkan Akses 3 Desa Langkat, PTPN Group Sinergi Lintas Instansi Bangun Jembatan Bailey
- Kunjungi PT SPMN, Direktur Keuangan & Manajemen Risiko PTPN III (Persero) Dorong Peningkatan Mutu La
- Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kebersamaan Lewat Safari Ramadan PTPN I Regional 7 di Tulungbu
- Holding Perkebunan Nusantara Hadirkan Destinasi Wisata Berbasis Kemitraan di Lampung Selatan
- Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Integritas Lewat Program “Kasmaran” PTPN I
- Aksi Bersih Lingkungan PalmCo, Wujud Komitmen Holding Perkebunan Nusantara Menuju Indonesia Asri
- Perkuat Pengamanan Aset HGU, PTPN Group Gandeng Kejati Lintas Provinsi
- Holding Perkebunan Nusantara Selaraskan Strategi TI 2026 Lewat FGD Terintegrasi
- Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV Regional V Bahas Hilirisasi Ayam Terintegrasi Bersama D
- Ikuti Rakor Pemasaran PTPN Group 2026, PT KBPN Dukung Penyempurnaan Tata Kelola
PTPN I Tingkatkan Kapabilitas Humas untuk Dukung Strategi Holding Perkebunan Nusantara

YOGYAKARTA--- Direktur Utama PTPN
I, Teddy Yunirman Danas, meminta seluruh organ perusahaan menjadi jembatan
informasi kepada masyarakat. Hal itu karena era teknologi sudah sangat terbuka
sehingga setiap detail dinamika yang terjadi dalam perusahaan demikian mudah
diakses publik.
“Setiap elemen dalam
organ PTPN I di semua level, harus menjadi public relation bagi perusahaan. Era
teknologi sudah berubah sehingga informasi bisa datang dari semua pintu tanpa
permisi. Itulah maka setiap insan PTPN I harus memiliki pemahaman yang baik
terhadap strategi komunikasi yang konstruktif. Humas sekarang bukan lagi
sekadar penyampai informasi, tetapi menjadi bagian penting dari corporate
strategy,” ujar Teddy.
Pernyataan itu
disampaikan Teddy Yunirman Danas saat membuka Pelatihan Corporate Communication
PTPN I, subholding dari Holding Perkebunan Nusantara di Yogyakarta, Kamis
(30/10/25). Menurut Teddy, era kebebasan informasi melalui media sosial yang
tak bisa dibendung adalah tantangan serius untuk tetap menjaga reputasi, nama
baik, dan keberlanjutan usaha sesuai dengan proyeksi jangka Panjang.
Baca Lainnya :
- PTPN I Latih Pemandu Wisata Taman Nasional Gunung Leuser sebagai Bagian Program TJSL Holding Perkebu0
- Holding Perkebunan PTPN Nusantara Melalui PalmCo Lampaui Target Penyaluran Beras SPHP0
- Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Komoditas Strategis Melalui Replanting 14.000 Hektare PTPN I Re0
- PalmCo Hadir di COP30 Belém, Dukung Strategi Dekarbonisasi Holding Perkebunan Nusantara0
- Holding Perkebunan Nusantara Dukung PTPN I Hadirkan Kuliner Mitra Binaan di Banaran Trail Run 20250
“Opsi paling kuat dan
mapan dalam menghadapi fenomena ini adalah jangan pernah melakukan kesalahan
dalam berproses. Namun, itu hal mustahil karena kita bukan malaikat. Dinamika
operasional perusahaan pasti ada deviasinya. Maka, opsi terbaiknya adalah kita
harus mampu mengkomunikasikan setiap dinamika yang terjadi secara konstruktif,
proporsional, dan mudah dipahami,” kata Teddy Yunirman Danas.
Pesan inti dari Teddy
Yunirman Danas ini menjadi titik krusial tentang pentingnya pelatihan yang
difasilitasi LPP Agro Nusantara ini. Peserta pelatihan adalah para Region Head,
para Kabag. Sekretariat dan Hukum pada Kantor Regional, para asisten Humas, dan
para influencer dari Regional 1 sampai delapan yang menjadi ujung tombak
publikasi. Materi Teddy Yunirman Danas menjadi orbit pembahasan sehingga para
narasumber professional yang mengisi akan mengacu kepada topik itu.
Beberapa pointer yang
disampaikan Teddy Yunirman Danas secara komprehensif menggugah peran dan fungsi
Humas dalam strategi komunikasi Perusahaan. Teddy mengatakan, tanpa mengurangi
peran dan fungsi semua bagian dalam merancang opsi strategi menjalankan
manajemen, di era ini, item komunikasi perusahaan kepada publik harus masuk
dalam bagian penting. Sebab, data, fakta, dan seluruh dinamika yang terjadi
harus disiapkan model komunikasi yang pas sehingga tidak bias dan menjalar di
luar kendali.
“Intinya, kompartemen
yang membidangi kominikasi Perusahaan kepada publik atau corporate
communication harus terlibat sejak perencanaan strategi Perusahaan. Mereka
harus tahu persis duduk persoalan dan opsi-opsi yang kemungkinan terjadi.
Tujuannya, agar semua informasi yang muncul dari dinamika Perusahaan bisa dalam
kendali corcomm. Misi berat ini harus kita selesaikan,” kata dia.
Ia kemudian memaparkan
delapan peranan penting Corporate Communication yang harus diemban oleh seluruh
insan PTPN I. Yakni, membangun citra Perusahaan dengan terus menjaga reputasi
di mata publik, pelanggan, dan stakeholders di era komunikasi tanpa batas.
Mengkomunikasikan misi dan visi Perusahaan dengan memastikan visi PTPN I
sebagai perusahaan agribisnis ter-diversifikasi, tangguh, dan berdaya saing
global dipahami oleh SDM di semua level.
Lalu, strategi
mengelola krisis dengan mengurangi dampak isu-isu negatif dan menjaga citra
perusahaan dengan menunjukkan aksi nyata, bukan sekadar pencitraan. Berikutnya,
membangun relasi dengan media massa untuk mengelola isu-isu berpotensi negatif.
Mengkomunikasikan informasi internal dengan menyediakan informasi yang tenang,
akurat, dan tepat waktu kepada seluruh karyawan untuk meningkatkan
produktivitas.
Selanjutnya, kata
Teddy, meningkatkan kredibilitas perusahaan dengan menghindari berita bohong
(bluffing) dan menyajikan fakta yang kuat. Mendukung strategi bisnis dengan
melancarkan dan meyakinkan karyawan untuk menjalankan strategi bisnis
perusahaan. Dan, membangun kepercayaan (trust) sebagai pondasi utama untuk
mendapat pengakuan dari stakeholders di semua tingkatan.
"Keterampilan
komunikasi (communication skill) memang tidak mudah, tetapi bisa dipelajari.
Melalui pelatihan ini, mari kita asah secara terus-menerus melalui pembelajaran,
pengalaman, dan pemahaman terhadap pendekatan yang berbeda-beda bagi setiap
pihak," kata Teddy Yunirman Danas.
Sekretaris Perusahaan
PTPN I yang juga Ketua Pelaksana Kegiatan Aris Handoto menyampaikan, workshop
ini sudah lama diminta oleh Direktur Utama. Hal itu mengacu kepada semakin
massifnya informasi liar melalui media sosial yang harus dikelola dengan baik.
"Harapannya nanti
PTPN I (BDK 1) bisa mengintegrasikan data, AI, dan nilai kemanusiaan,"
kata Aris. Ia berharap PTPN I akan tumbuh menjadi perusahaan yang "tidak
hanya cepat dalam berbicara, tapi menjadi perusahaan yang bermakna dalam setiap
pembicaraan." harap Aris
Pelatihan ini
menghadirkan narasumber dari SPORA Communication, Pracoyo, Teguh Usis, dan Arya
Pandora, SPORA untuk strategi komunikasi terkini. Nara sumber lainnya adalah
Arya Pandora, seorang Creative Production AI. Aris Handoyo berharap kolaborasi
ini dapat menciptakan konten-konten positif yang akan membawa dampak baik
terhadap brand image PTPN I.
Pelatihan selama dua
hari ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi peserta dari segi teknik,
skill, maupun attitude, agar dapat membantu perusahaan dalam mengelola isu,
terutama isu sensitif seperti masalah lingkungan, dengan menunjukkan
karya-karya dan tindakan nyata perusahaan di lapangan.
Keterangan Lebih Lanjut:
Holding Perkebunan Nusantara
PT Perkebunan Nusantara III
(Persero)
Telp: +6221 29183300
Ponsel: +6281370835057
email :
sekretariat@holding-perkebunan.com






