- Pulihkan Akses 3 Desa Langkat, PTPN Group Sinergi Lintas Instansi Bangun Jembatan Bailey
- Kunjungi PT SPMN, Direktur Keuangan & Manajemen Risiko PTPN III (Persero) Dorong Peningkatan Mutu La
- Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kebersamaan Lewat Safari Ramadan PTPN I Regional 7 di Tulungbu
- Holding Perkebunan Nusantara Hadirkan Destinasi Wisata Berbasis Kemitraan di Lampung Selatan
- Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Integritas Lewat Program “Kasmaran” PTPN I
- Aksi Bersih Lingkungan PalmCo, Wujud Komitmen Holding Perkebunan Nusantara Menuju Indonesia Asri
- Perkuat Pengamanan Aset HGU, PTPN Group Gandeng Kejati Lintas Provinsi
- Holding Perkebunan Nusantara Selaraskan Strategi TI 2026 Lewat FGD Terintegrasi
- Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV Regional V Bahas Hilirisasi Ayam Terintegrasi Bersama D
- Ikuti Rakor Pemasaran PTPN Group 2026, PT KBPN Dukung Penyempurnaan Tata Kelola
Digitalisasi SDM Sawit Holding Perkebunan Nusantara, PTPN IV PalmCo Raih Pengakuan Nasional

Keterangan Gambar : Digitalisasi SDM Sawit Holding Perkebunan Nusantara, PTPN IV PalmCo Raih Pengakuan Nasional
Jakarta
- Upaya PTPN IV PalmCo melakukan transformasi
pengelolaan sumber daya manusia (SDM) berbasis digital memperoleh pengakuan di
tingkat nasional. Dalam ajang Indonesia Human Capital Brilliance Awards 2025
(IHCBA 2025), subholding dari Holding Perkebunan Nusantara ini meraih predikat
Platinum sebagai National Champion untuk kategori The Most Brilliant Human
Capital Sustainability Strategy of The Year 2025.
Penghargaan tersebut diumumkan dalam acara yang
diselenggarakan Business Update, dengan dukungan Kementerian Komunikasi dan
Digital, Kementerian Dalam Negeri, serta Forum Human Capital Indonesia (FHCI),
di Jakarta, Jumat pekan lalu.
Tak hanya pada level korporasi, apresiasi juga
diberikan kepada jajaran pimpinan PTPN IV PalmCo. Direktur Utama Jatmiko K.
Santosa dinobatkan sebagai The Most Brilliant CEO in Human Capital
Transformation, sementara Direktur SDM dan Teknologi Informasi Suhendri meraih
gelar The Most Brilliant Chief Human Capital Officer of The Year 2025.
Baca Lainnya :
- Entitas PTPN III (Persero), SPMN, Laksanakan Onsite Asesmen Risk Maturity Indeks 20240
- Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Budaya ESG lewat Gerakan Penanaman Pohon IKBI PT RPN0
- Holding PTPN III (Persero) Dorong Perluasan Tebu Melalui Kolaborasi PT SGN dengan Polda Jawa Timur0
- Bertumpu pada Integritas dan Disiplin Operasional, PalmCo Pimpin Kinerja PTPN Group 20250
- Adaptif terhadap Regulasi Nasional, Holding Perkebunan Nusantara Dorong Transformasi Layanan PT Sri 0
Ketua Dewan Juri IHCBA 2025 menilai PTPN IV PalmCo
berhasil menunjukkan praktik pengelolaan SDM yang adaptif terhadap tantangan
industri, terutama dalam konteks sektor sawit yang padat karya dan tersebar
secara geografis.
Mengelola
70.000 Tenaga Kerja
Direktur SDM dan TI PTPN IV PalmCo Suhendri
mengatakan, tantangan utama perusahaan saat ini adalah mengelola sekitar 70.000
tenaga kerja yang tersebar di lebih dari 150 unit kebun dan pabrik, dengan
total areal mencapai lebih dari 500.000 hektare.
“Sebagai perusahaan padat karya, tantangan kami
adalah memastikan jumlah tenaga kerja yang besar ini benar-benar memberikan
dampak pada produktivitas, pendapatan, dan efisiensi biaya per orang,” ujar
Suhendri usai menerima penghargaan.
Menurut dia, pendekatan pengelolaan konvensional
tidak lagi memadai untuk mengawasi aktivitas di area yang sangat luas. Karena
itu, PTPN IV PalmCo mempercepat transformasi digital melalui pembangunan PalmCo
Business Cockpit, sebuah platform berbasis Internet of Things (IoT), drone, dan
sensor.
Platform tersebut memungkinkan pemantauan kinerja
secara real time dan terautomatisasi, dari tingkat kantor pusat hingga manajer
unit di lapangan. “Perkembangan pekerjaan bisa dipantau harian secara live. Ini
menjadi tulang punggung pengambilan keputusan berbasis data,” kata Suhendri.
Namun, ia menegaskan, digitalisasi bukan semata soal
teknologi. Tantangan terbesarnya justru pada peningkatan kompetensi SDM agar
mampu beradaptasi dengan perubahan tersebut.
“Kami tidak hanya membangun sistem, tetapi juga
mengubah pola pikir. Targetnya, tenaga kerja kami mampu bekerja sebagai modern
farmers yang akrab dengan teknologi,” ujarnya.
SDM
sebagai Mitra Strategis
Direktur Strategi dan Sustainability PTPN IV PalmCo
Ugun Untaryo menambahkan, penghargaan ini mencerminkan keberhasilan perusahaan
menyelaraskan strategi bisnis dengan pengelolaan SDM yang berorientasi pada
manusia.
Di PTPN IV PalmCo, kata Ugun, karyawan tidak lagi
dipandang sekadar sebagai faktor produksi, melainkan sebagai mitra strategis.
“Kesehatan perusahaan sangat ditentukan oleh kesiapan dan kesejahteraan
SDM-nya,” ujarnya.
Ia menilai, dengan wilayah operasional yang
membentang dari Aceh hingga Sulawesi, pengawasan berbasis kehadiran fisik
pimpinan di lapangan sudah tidak relevan. “Dulu, kinerja ditentukan oleh
seberapa jauh langkah kaki pemimpin mengelilingi kebun. Hari ini, hal itu
mustahil tanpa dukungan teknologi,” kata Ugun.
Terkait kesenjangan literasi digital di kalangan
pekerja lapangan, Ugun optimistis hal tersebut dapat diatasi. Ia mencontohkan
keberhasilan adopsi teknologi di sektor informal, seperti pengemudi ojek
daring.
“Kami menyediakan aplikasi pembelajaran mandiri di
gawai karyawan, semacam asisten digital internal. Mereka bisa bertanya soal
teknis pekerjaan, termasuk perhitungan hasil panen. Proses belajar menjadi
lebih cepat dan inklusif,” ujarnya.
Tantangan
Keberlanjutan
Penghargaan ini, menurut manajemen PTPN IV PalmCo,
menjadi pemacu untuk terus berinovasi di tengah tantangan perubahan iklim,
tuntutan keberlanjutan global, serta dinamika regulasi industri sawit.
Dengan digitalisasi pengelolaan SDM, perusahaan
berharap puluhan ribu karyawannya dapat tumbuh bersama, sekaligus memperkuat
daya saing industri sawit nasional di masa depan.






