- Pulihkan Akses 3 Desa Langkat, PTPN Group Sinergi Lintas Instansi Bangun Jembatan Bailey
- Kunjungi PT SPMN, Direktur Keuangan & Manajemen Risiko PTPN III (Persero) Dorong Peningkatan Mutu La
- Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kebersamaan Lewat Safari Ramadan PTPN I Regional 7 di Tulungbu
- Holding Perkebunan Nusantara Hadirkan Destinasi Wisata Berbasis Kemitraan di Lampung Selatan
- Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Integritas Lewat Program “Kasmaran” PTPN I
- Aksi Bersih Lingkungan PalmCo, Wujud Komitmen Holding Perkebunan Nusantara Menuju Indonesia Asri
- Perkuat Pengamanan Aset HGU, PTPN Group Gandeng Kejati Lintas Provinsi
- Holding Perkebunan Nusantara Selaraskan Strategi TI 2026 Lewat FGD Terintegrasi
- Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV Regional V Bahas Hilirisasi Ayam Terintegrasi Bersama D
- Ikuti Rakor Pemasaran PTPN Group 2026, PT KBPN Dukung Penyempurnaan Tata Kelola
Dukung Astacita Presiden, Holding Perkebunan melalui PTPN I Teken MoU Ketahanan Pangan dengan Polda
Makassar – PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 8
Sulawesi Selatan, bagian dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III
(Persero), menandatangani Nota
Kesepahaman (MoU) bersama Kepolisian
Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) sebagai bentuk dukungan terhadap
program prioritas nasional di bidang ketahanan
pangan. Penandatanganan ini dilakukan dalam rangkaian kegiatan Rapat
Kerja Teknis (Rakernis) Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Sulsel Tahun Anggaran
2025 yang berlangsung di Aula Mappaoddang, Makassar, pada tanggal 24 Juni 2025.
Langkah kolaboratif ini
merupakan bentuk sinergi strategis antara industri perkebunan dan institusi
kepolisian dalam mengoptimalkan pengelolaan lahan dan sumber daya secara
berkelanjutan dan berwawasan lingkungan, sejalan dengan agenda strategis Astacita Presiden RI.
Pelaksana
Tugas Region Head PTPN I Regional 8 Sulsel, Maalun Lamau, menyampaikan apresiasinya
atas terselenggaranya Rakernis dan kerja sama lintas sektor ini. “Melalui
kegiatan ini, jajaran Polda Sulawesi Selatan menunjukkan komitmen yang kuat dalam
memperkuat kualitas SDM yang menjadi aset utama dalam mendukung berbagai
program nasional, termasuk di bidang ketahanan pangan, yang saat ini menjadi
prioritas pemerintah pusat maupun daerah,” ujarnya.
Baca Lainnya :
- Siswa Bimbel Dukungan PalmCo Cetak Prestasi: 90% Lulus PTN, Enam Jebol Kampus Unggulan Indonesia0
- Bahas Strategi Sertifikasi HGU, Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV Regional 5 Gelar FGD Li0
- Holding Perkebunan Nusantara Dorong PalmCo Perkuat Peran Strategis Jaga Ketahanan Pangan Nasional0
- Komitmen Dukung Asta Cita, Holding Perkebunan Nusantara Pacu Produktivitas Sawit Hingga 7 Ton per He0
- Sinergi Strategis Entitas Holding Perkebunan Nusantara: PT RPN dan PT BIN Kolaborasi Pemasaran Produ0
PTPN I juga memberikan
apresiasi atas upaya Polda Sulsel dalam mendorong pemberdayaan masyarakat,
pembangunan ekonomi, serta pelaksanaan program-program strategis lainnya,
termasuk kerja sama profesional dengan pemerintah kabupaten melalui assessment
center. “Kami menekankan bahwa keberhasilan kegiatan ini dan sinergi yang
terjalin merupakan bukti nyata bahwa kolaborasi lintas sektor harus terus
didorong dan ditingkatkan,” tambah Maalun.
Sebagai mitra strategis di
bidang pertanian dan perkebunan, PTPN I
Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program
ketahanan pangan nasional, terutama melalui pengembangan lahan, peningkatan
produktivitas, serta optimalisasi SDM yang profesional dan berintegritas
tinggi.
“Kami percaya bahwa penguatan
sinergi antara aparat kepolisian dan industri perkebunan akan memberikan dampak
positif dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional dan meningkatkan
kesejahteraan rakyat,” tuturnya.
Menutup pernyataannya, PTPN I
Regional 8 menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polda Sulsel, khususnya
Bidang SDM, atas pelaksanaan kegiatan yang dinilai sangat strategis ini.
“Semoga kerja sama yang telah
terjalin ini dapat terus berlanjut, berkembang, dan memberikan manfaat
sebesar-besarnya bagi kemajuan bangsa, khususnya di bidang pertanian dan
ketahanan pangan,” pungkas Maalun.






