- Pulihkan Akses 3 Desa Langkat, PTPN Group Sinergi Lintas Instansi Bangun Jembatan Bailey
- Kunjungi PT SPMN, Direktur Keuangan & Manajemen Risiko PTPN III (Persero) Dorong Peningkatan Mutu La
- Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kebersamaan Lewat Safari Ramadan PTPN I Regional 7 di Tulungbu
- Holding Perkebunan Nusantara Hadirkan Destinasi Wisata Berbasis Kemitraan di Lampung Selatan
- Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Integritas Lewat Program “Kasmaran” PTPN I
- Aksi Bersih Lingkungan PalmCo, Wujud Komitmen Holding Perkebunan Nusantara Menuju Indonesia Asri
- Perkuat Pengamanan Aset HGU, PTPN Group Gandeng Kejati Lintas Provinsi
- Holding Perkebunan Nusantara Selaraskan Strategi TI 2026 Lewat FGD Terintegrasi
- Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV Regional V Bahas Hilirisasi Ayam Terintegrasi Bersama D
- Ikuti Rakor Pemasaran PTPN Group 2026, PT KBPN Dukung Penyempurnaan Tata Kelola
Holding Perkebunan Nusantara Dorong Hilirisasi Kelapa, PTPN I Latih Petani Kalianda Produksi Gula Se

Keterangan Gambar : Holding Perkebunan Nusantara Dorong Hilirisasi Kelapa, PTPN I Latih Petani Kalianda Produksi Gula Semut
Kalianda - Dalam upaya memperkuat pemberdayaan
masyarakat sekitar wilayah operasional, Holding Perkebunan Nusantara PTPN III
(Persero), melalui PTPN I Regional 7 melatih 25 petani kelapa Desa Bulok,
Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan, untuk memproduksi gula semut bernilai
tambah, pada Rabu (11/2/2026).
Kegiatan ini menggandeng PT Kulaku Indonesia
Sejahtera sebagai mitra pendamping. Para peserta memperoleh praktik langsung
pembuatan gula semut berbahan baku nira kelapa sekaligus wawasan mengenai
peluang hilirisasi industri kelapa yang lebih luas.
Inisiatif ini tidak hanya berfokus pada aspek
teknis produksi gula semut. Para petani juga dibekali pemahaman mengenai
potensi bisnis dan ragam produk turunan kelapa bernilai tambah tinggi yang
dapat dikembangkan dari komoditas melimpah di kawasan pesisir Lampung Selatan
tersebut.
Baca Lainnya :
- Holding Perkebunan Nusantara Catat 23 Juta Jam Kerja Aman di PTPN IV PalmCo0
- PTPN I Regional 7, Entitas Holding Perkebunan Nusantara, Siap Sukseskan Agenda Strategis Nasional0
- Holding Perkebunan Nusantara Semarakkan Ramadan Lewat Program One Day One Juz di PalmCo Regional IV 0
- PTPN I, Entitas Holding Perkebunan Nusantara, Siap Jadi Katalisator Industri Pangan Lampung0
- Holding Perkebunan Nusantara melalui PalmCo, Genjot Produksi CPO dan Minyak Goreng Jelang Ramadhan0
“Kami menggandeng ahlinya (Kulaku) untuk memberi
nilai tambah kepada petani kelapa yang melimpah di wilayah pesisir Lampung
Selatan ini, terutama di Desa Bulok. Sebab, selama ini mereka hanya memproduksi
gula merah saja. Maka, kami ingin mereka lebih sejahtera dengan aneka produk
turunan dari gula,” kata Region Head PTPN I Regional 7 Tuhu Bangun.
Ia menegaskan bahwa masyarakat di sekitar
wilayah kerja merupakan mitra strategis perusahaan. Menurutnya, peningkatan
kesejahteraan masyarakat sejalan dengan misi pembangunan nasional yang
dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
“Kawasan Pesisir Kalianda adalah produsen kelapa
yang sangat besar, tetapi kurang wawasan hilirisasi. Dalam konteks program
hilirisasi yang dicanangkan Presiden, kami memberi nilai tambah kepada petani
untuk ekonomi berkelanjutan. Kami tidak hanya memberikan teori, tetapi juga
menyerahkan bantuan peralatan agar fondasi usaha mandiri ini benar-benar
terbangun kuat," kata Tuhu Bangun.
Selama ini, potensi kelapa yang diwariskan
secara turun-temurun relatif belum tersentuh inovasi produk. Kondisi tersebut
berdampak pada stagnasi ekonomi petani. Melalui pelatihan gula semut dan
pengenalan prospek produk turunan seperti VCO, santan instan, tepung kelapa,
dan lainnya, diharapkan kesejahteraan masyarakat meningkat secara
berkelanjutan.
Program ini mendapat apresiasi Direktur Utama
PTPN I, Teddy Yunriman Danas. Ia menegaskan bahwa BUMN perkebunan harus menjadi
motor penggerak dalam mendukung agenda pembangunan nasional.
"PTPN I bergerak selaras dengan arah
kebijakan nasional untuk mempercepat hilirisasi berbasis potensi lokal. Melalui
produksi gula semut ini, kami ingin memastikan petani tidak lagi sekadar
menjadi penonton dalam rantai pasok industri, melainkan aktor utama yang
memegang nilai tambah. Ini adalah langkah konkret kita dalam memerangi
kemiskinan dan membangun kedaulatan ekonomi dari akar rumput," tegas
Teddy.
CEO Kulaku, Mustofa, yang turut mendampingi para
petani menyampaikan bahwa inovasi menjadi kunci peningkatan pendapatan. “Dengan
dukungan PTPN I, kami memperkenalkan cara budidaya dan pengolahan nira yang
lebih intensif dan higienis," jelasnya.
Antusiasme juga disampaikan Suprayitno, Ketua
UMKM Nila Sari Desa Bulok. "Hampir setiap warga desa memiliki pohon kelapa
di pekarangan, tetapi hasilnya sekadarnya saja. Dengan ilmu dan alat yang
diberikan PTPN I, kami sangat optimistis. Ini adalah peluang bagi kami untuk
memperbaiki penghasilan dan membawa Desa Bulok menjadi pusat kerajinan gula
semut yang mandiri," kata Suprayitno.
Melalui program ini, PTPN I sebagai bagian dari
Holding Perkebunan Nusantara menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekonomi
kerakyatan, mendorong hilirisasi berbasis potensi lokal, serta menghadirkan
nilai tambah yang berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional
perusahaan.






