- Pulihkan Akses 3 Desa Langkat, PTPN Group Sinergi Lintas Instansi Bangun Jembatan Bailey
- Kunjungi PT SPMN, Direktur Keuangan & Manajemen Risiko PTPN III (Persero) Dorong Peningkatan Mutu La
- Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kebersamaan Lewat Safari Ramadan PTPN I Regional 7 di Tulungbu
- Holding Perkebunan Nusantara Hadirkan Destinasi Wisata Berbasis Kemitraan di Lampung Selatan
- Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Integritas Lewat Program “Kasmaran” PTPN I
- Aksi Bersih Lingkungan PalmCo, Wujud Komitmen Holding Perkebunan Nusantara Menuju Indonesia Asri
- Perkuat Pengamanan Aset HGU, PTPN Group Gandeng Kejati Lintas Provinsi
- Holding Perkebunan Nusantara Selaraskan Strategi TI 2026 Lewat FGD Terintegrasi
- Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV Regional V Bahas Hilirisasi Ayam Terintegrasi Bersama D
- Ikuti Rakor Pemasaran PTPN Group 2026, PT KBPN Dukung Penyempurnaan Tata Kelola
PTPN I, Entitas Holding Perkebunan Nusantara, Siap Jadi Katalisator Industri Pangan Lampung

Keterangan Gambar : PTPN I, Entitas Holding Perkebunan Nusantara, Siap Jadi Katalisator Industri Pangan Lampung
Bandar
Lampung — PTPN I, subholding
dari Holding Perkebunan Nusantara mempertegas komitmen dalam mendorong
akselerasi pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan sektor hilir. Komitmen
tersebut disampaikan Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, dalam
kunjungan silaturahmi bersama Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, di
ruang kerja Gubernur, Jumat (06/02/2026).
Pertemuan tersebut membahas rencana pengembangan
ekosistem hilirisasi ayam terintegrasi di Provinsi Lampung. Teddy menegaskan
kesiapan PTPN I untuk berperan sebagai katalisator dalam transformasi industri
pangan daerah melalui integrasi proses dari hulu hingga produk turunan bernilai
tambah tinggi.
Inisiatif ini merupakan bagian dari Proyek Strategis
Nasional (PSN) di bawah koordinasi Kementerian Pertanian dan Badan Pengelola
Investasi (BPI) Danantara dengan total nilai investasi nasional mencapai Rp20
triliun. Dalam kerangka tersebut, PTPN I berperan sebagai penyedia lahan utama
dengan dukungan pendanaan dari Holding Perkebunan Nusantara.
Baca Lainnya :
- Holding Perkebunan Nusantara melalui PalmCo, Genjot Produksi CPO dan Minyak Goreng Jelang Ramadhan0
- Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV Regional III Salurkan Rp2,4 Miliar untuk Perkuat Ekono0
- Lewat PTPN I, Holding Perkebunan Nusantara Hidupkan Kembali Kejayaan Tembakau Deli 0
- Sambut Ramadan, Holding Perkebunan Nusantara Melalui PT IKN Salurkan Santunan Anak Yatim0
- Dominan Diserap Pasar Domestik, CPO PTPN IV PalmCo, Subholding PTPN III (Persero) Tetap Sasar 100 Pe0
Khusus di Provinsi Lampung, PTPN I mengalokasikan
investasi sebesar Rp680 miliar untuk membangun ekosistem industri terintegrasi
di lahan PTPN I Regional 7. Tiga lokasi strategis di Kabupaten Lampung Selatan
telah disiapkan, yakni Kebun Trikora, Kebun Kedaton, dan Kebun Bergen.
Teddy Yunirman Danas menjelaskan bahwa industri ini
dirancang secara komprehensif, meliputi pembangunan pabrik pakan, hatchery
(pembibitan), fasilitas pemeliharaan, hingga infrastruktur pengolahan daging,
telur, serta cold storage. Skala industri dipersiapkan guna menjamin
ketersediaan protein hewani dalam mendukung program nasional Makan Bergizi
Gratis (MBG).
"Proyek ini
dirancang untuk menciptakan ekosistem kemandirian kawasan. Kehadirannya akan
ditopang langsung oleh para petani jagung di sentra produksi seperti Lampung
sebagai penyedia bahan baku pakan. Kami memproyeksikan penyerapan hingga 1,5
juta tenaga kerja, yang tentu akan memberikan multiplier effect luar biasa bagi
ekonomi lokal," ujar Teddy.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Lampung Rahmat
Mirzani Djausal menyampaikan apresiasi atas inisiatif PTPN I. Ia menilai
langkah tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Lampung untuk
memperkuat hilirisasi dan meningkatkan nilai tambah komoditas daerah.
"Lampung adalah
lumbung pangan nasional. Melalui hilirisasi ayam terintegrasi ini, kita
mengambil langkah nyata untuk memastikan nilai tambah ekonomi tetap berada di
Lampung. Ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan simbol perubahan arah
pembangunan ekonomi kita,"
tegas Gubernur Mirza.
Ia menambahkan bahwa penguatan sektor hilir menjadi
kunci dalam meningkatkan daya saing daerah sekaligus memperkuat ketahanan
pangan nasional melalui pemenuhan kebutuhan protein hewani secara mandiri.
Sebagai tindak lanjut, Teddy menyampaikan bahwa PTPN
I telah menyiapkan infrastruktur untuk ditinjau tim teknis Kementerian
Pertanian dan BPI Danantara. Melalui sinergi lintas sektor tersebut, PTPN I
optimistis Lampung dapat menjadi pionir dalam mewujudkan kedaulatan pangan
nasional yang berkelanjutan dan inklusif.






