- Pulihkan Akses 3 Desa Langkat, PTPN Group Sinergi Lintas Instansi Bangun Jembatan Bailey
- Kunjungi PT SPMN, Direktur Keuangan & Manajemen Risiko PTPN III (Persero) Dorong Peningkatan Mutu La
- Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kebersamaan Lewat Safari Ramadan PTPN I Regional 7 di Tulungbu
- Holding Perkebunan Nusantara Hadirkan Destinasi Wisata Berbasis Kemitraan di Lampung Selatan
- Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Integritas Lewat Program “Kasmaran” PTPN I
- Aksi Bersih Lingkungan PalmCo, Wujud Komitmen Holding Perkebunan Nusantara Menuju Indonesia Asri
- Perkuat Pengamanan Aset HGU, PTPN Group Gandeng Kejati Lintas Provinsi
- Holding Perkebunan Nusantara Selaraskan Strategi TI 2026 Lewat FGD Terintegrasi
- Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV Regional V Bahas Hilirisasi Ayam Terintegrasi Bersama D
- Ikuti Rakor Pemasaran PTPN Group 2026, PT KBPN Dukung Penyempurnaan Tata Kelola
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Peran PTPN IV PalmCo dalam Relokasi Warga Batangtoru

Keterangan Gambar : Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Peran PTPN IV PalmCo dalam Relokasi Warga Batangtoru
Tapanuli
Selatan — Pembangunan hunian
tetap (huntap) dan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana di
Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, terus menunjukkan kemajuan signifikan.
Program yang dilaksanakan melalui sinergi Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan
dan PT PTPN IV PalmCo, subholding dari Holding Perkebunan Nusantara tidak hanya
bergerak cepat, tetapi juga dirancang sebagai solusi jangka panjang yang
berkelanjutan bagi masyarakat terdampak.
Progres pembangunan tersebut mendapat apresiasi dari
BenihBaik.com, platform kolaborasi kemanusiaan. Founder BenihBaik.com, Andi F.
Noya, menilai pendekatan yang dilakukan pemerintah daerah dan PTPN IV sebagai
model penanganan pascabencana yang melampaui pola bantuan konvensional.
“Yang dibangun di sini bukan sekadar tempat berteduh
sementara, tetapi fondasi kehidupan yang bermartabat. Ini bisa menjadi standar
baru penanganan terpadu pascabencana,” ujar Andi saat meninjau lokasi
pembangunan huntap di Batangtoru, awal pekan lalu.
Baca Lainnya :
- Day 2 Legal Summit 2026: PTPN Group Perkuat Strategi Pengamanan dan Pemulihan Aset0
- Sejalan dengan Arah Holding Perkebunan Nusantara, PTPN IV Regional III Catat Kinerja Positif Sepanja0
- ROA PalmCo Tembus 7,9 Persen, Sinyal Penguatan Kinerja Aset Holding Perkebunan Nusantara0
- Club Go Run Dorong Budaya Hidup Sehat di Lingkungan Holding Perkebunan Nusantara0
- Anak Perusahaan Holding Perkebunan Nusantara, KPBN Tegaskan Komitmen Tata Kelola di Legal Summit PTP0
Peninjauan tersebut turut dihadiri Bupati Tapanuli
Selatan H. Gus Irawan Pasaribu dan Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K.
Santosa. Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau langsung pembangunan
huntap di kawasan Kebun Hapesong, lahan perkebunan negara yang dialokasikan
PTPN IV untuk relokasi warga.
Sebagai bentuk komitmen korporasi di bawah naungan
Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), PTPN IV PalmCo menyediakan
total sekitar 30 hektare lahan di sejumlah titik strategis di Batangtoru untuk
mendukung pembangunan huntap dan huntara. Salah satunya berada di Afdeling II
Kebun Hapesong seluas lima hektare, yang tengah dibangun 227 unit huntap bagi
warga Desa Hapesong Baru dan Batu Godang. Hingga akhir Januari, progres
pembangunan kawasan tersebut telah mencapai sekitar 30 persen.
Kawasan hunian ini dirancang sebagai lingkungan
terpadu dengan fasilitas pendukung, seperti masjid, balai desa, dan lapangan
olahraga. Sementara itu, di Afdeling I Kebun Hapesong, PTPN IV juga menyiapkan
lahan lima hektare sebagai zona huntara untuk menampung warga selama masa
transisi.
Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu
menyampaikan bahwa penyediaan lahan oleh PTPN IV menjadi faktor kunci
percepatan relokasi warga dari lokasi rawan bencana. “Kami terus mendorong
percepatan agar warga bisa segera meninggalkan pengungsian. Dukungan PTPN IV
sangat signifikan, mulai dari pembukaan rumah dinas untuk pengungsian awal
hingga penyediaan lahan permanen,” ujarnya.
Selain pembangunan fisik, Pemerintah Kabupaten
Tapanuli Selatan juga menyalurkan Dana Tunggu Hunian kepada warga terdampak
setiap bulan guna menjamin kebutuhan dasar selama proses pembangunan
berlangsung. Target kontrak pembangunan huntap dijadwalkan selesai pada April
2026, meskipun Pemkab Tapsel terus mendorong agar penyelesaian dapat dilakukan
lebih cepat.
Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa
menegaskan bahwa komitmen perusahaan, sejalan dengan arahan Holding Perkebunan
Nusantara PTPN III (Persero), tidak berhenti pada penyediaan lahan dan rumah
semata. Pemulihan sosial dan ekonomi warga menjadi bagian penting dari agenda
pascarelokasi.
“Huntap dan huntara ini adalah simbol kebangkitan
bersama. Setelah warga menempati hunian baru, kami juga menyiapkan program
pemberdayaan dan pembinaan ekonomi agar masyarakat bisa kembali mandiri dan
produktif,” kata Jatmiko.
Sinergi antara pemerintah daerah, BUMN, dan elemen
masyarakat sipil tersebut dinilai memberi harapan baru bagi penyintas bencana
di Batangtoru. Bagi BenihBaik.com, kolaborasi ini menunjukkan bahwa pemulihan
pascabencana dapat dilakukan secara lebih manusiawi, terencana, dan
berkelanjutan, bukan sekadar respons darurat, melainkan investasi sosial untuk
masa depan warga.






