- Pulihkan Akses 3 Desa Langkat, PTPN Group Sinergi Lintas Instansi Bangun Jembatan Bailey
- Kunjungi PT SPMN, Direktur Keuangan & Manajemen Risiko PTPN III (Persero) Dorong Peningkatan Mutu La
- Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kebersamaan Lewat Safari Ramadan PTPN I Regional 7 di Tulungbu
- Holding Perkebunan Nusantara Hadirkan Destinasi Wisata Berbasis Kemitraan di Lampung Selatan
- Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Integritas Lewat Program “Kasmaran” PTPN I
- Aksi Bersih Lingkungan PalmCo, Wujud Komitmen Holding Perkebunan Nusantara Menuju Indonesia Asri
- Perkuat Pengamanan Aset HGU, PTPN Group Gandeng Kejati Lintas Provinsi
- Holding Perkebunan Nusantara Selaraskan Strategi TI 2026 Lewat FGD Terintegrasi
- Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV Regional V Bahas Hilirisasi Ayam Terintegrasi Bersama D
- Ikuti Rakor Pemasaran PTPN Group 2026, PT KBPN Dukung Penyempurnaan Tata Kelola
Perkuat Asta Cita, Holding Perkebunan Nusantara Melalui PTPN IV Regional III Remajakan 949,6 Ha Sawi

Kampar – Holding Perkebunan
Nusantara melalui PTPN IV Regional III, kembali meremajakan perkebunan sawit
inti yang memasuki usia tidak produktif dengan luas mencapai 949,6 hektare.
Peremajaan yang selaras dengan komitmen entitas di bawah Sub Holding PalmCo
tersebut dalam menjaga keberlanjutan bisnis dan produktivitas industri sawit
nasional tersebut berlangsung di Kebun Terantam dan Berlian, Kabupaten Kampar,
Riau.
Region
Head PTPN IV Regional III Ahmad Gusmar Harahap dalam keterangan tertulisnya di
Pekanbaru, Ahad (26/11/2025) menegaskan bahwa program peremajaan sawit ini
bukan sekadar mengganti tanaman tua dengan yang baru, melainkan langkah
strategis untuk memastikan kesinambungan upaya PTPN IV Regional III dalam
memperkuat ketahanan pangan dan energi usaha sesuai asta cita serta daya saing
PTPN IV di masa mendatang.
“Permejaan
ini merupakan bentuk komitmen perusahaan menjaga produktivitas dan efisiensi
pengelolaan kebun. Dengen begitu, langkah ini selaras dengan Asta Cita untuk
mendukung program penguatan pangan dan energi nasional dari sektor perkebunan
sawit yang lestari," kata Gusmar.
Baca Lainnya :
- Holding Perkebunan Nusantara melalui PalmCo Tekankan Kolaborasi Kampus–Industri di USU0
- Holding Perkebunan Nusantara Hadapi Dampak Insiden Kaligedang terhadap Buruh dan Citra Bondowoso Rep0
- PTPN I, Subholding PTPN III (Persero) Punya Infrastruktur Paling Mapan untuk Klaster Produksi Daging0
- PT RPN Gelar Outlook Perkebunan 2026: Antisipasi Tantangan Global dan Dorong Hilirisasi Komoditas0
- Holding Perkebunan Nusantara Melalui PTPN IV Regional 4 Bangun Ruang Kelas Madrasah di Muaro Jambi0
Dari
total lahan yang diremajakan, 649,6 hektare berada di Kebun Terantam dan 300
hektare di Kebun Berlian. Kedua areal tersebut merupakan bagian dari core
estate Regional III yang menjadi penopang utama produksi Crude Palm Oil (CPO)
PTPN IV di wilayah Riau bagian barat.
Di
Terantam, program peremajaan berlangsung di Afdeling 7 dengan luas 187 Ha,
Afdeling 8 dengan luas 138,5 Ha, dan Afdeling 9 dengan luas 324,1 Ha. Sementara
di Berlian, program peremajaan berlangsung di Afdeling 1 dengan total luas
mencapai 300 Ha.
Gusmar
menjelaskan bahwa program peremajaan ini juga sebagai bentuk PTPN IV Regional
III yang menargetkan peningkatan produktivitas sawit mencapai 7 ton CPO per
hektare per tahun. Target itu sekaligus menjadi pilot project bagi Regional III
untuk menunjukkan perbaikan signifikan di tingkat teknis dan manajerial.
Ia
bilang, peningkatan produktivitas akan dicapai melalui pengelolaan agronomi
presisi yang didukung dengan teknis budidaya yang baik serta inisiatif
digitalisasi. "Fokus kami bukan
hanya pada kuantitas, tetapi juga kualitas. Setiap hektare yang diremajakan
harus dikelola dengan disiplin tinggi agar menghasilkan rendemen dan
produktivitas maksimal,” tuturnya.
Lebih
jauh, ia turut mengatakan bahwa langkah replanting ini juga menjadi bagian dari
komitmen perusahaan terhadap Sustainable Palm Oil Management, sejalan dengan
prinsip Environmental, Social, and Governance dan sertifikasi RSPO/ISPO yang
terus diperkuat oleh PTPN Group.
“Menanam
kembali artinya kita menanam harapan baru. Bukan hanya untuk produktivitas,
tapi juga untuk keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat sekitar
kebun,” tambah Gusmar.
Pada
tahun ini, PTPN IV Regional III menargetkan untuk dapat melakukan peremajaan
sawit renta dan konversi dengan total luas mencapai 2.396,45 hektare. Program peremajaan ini berlangsung di Kebun
Lubuk Dalam dengan total luas mencapai 503,85 hektare, Terantam 649 hektare,
dan Sei Berlian seluas 300 hektare. Selanjutnya, entitas juga ditarget
melakukan konversi seluas 943 hektare di Kebun Air Molek I.
“Program
peremajaan ini harus menjadi momentum bagi kita semua untuk juga meremajakan
semangat kita. Memperbarui cara kerja kita, pola kita, sebagai bagian dari
semangat perbaikan yang kita usung tiga tahun terakhir ini,” tutur Gusmar.
Untuk
diketahui, PTPN IV Regional III saat ini menjadi pilot project mencapai
produktivitas crude palm oil (CPO) sebesar 7 ton per hektare. Produktivitas CPO
merupakan indikator untuk mengukur kemampuan produksi setiap hektare perkebunan
sawit dalam menghasilkan minyak sawit dalam kurun waktu satu tahun.
Secara
nasional, produktivitas CPO ton perhektare berkisar di angka 3-4 ton.
Sementara, PTPN IV Regional III mencapai 5,06 ton perhektare dan menuju target
7 ton perhektare.
Keterangan Lebih Lanjut:
Holding Perkebunan Nusantara
PT Perkebunan Nusantara III
(Persero)
Telp: +6221 29183300
Ponsel: +6281370835057
email :
sekretariat@holding-perkebunan.com






