- Pulihkan Akses 3 Desa Langkat, PTPN Group Sinergi Lintas Instansi Bangun Jembatan Bailey
- Kunjungi PT SPMN, Direktur Keuangan & Manajemen Risiko PTPN III (Persero) Dorong Peningkatan Mutu La
- Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kebersamaan Lewat Safari Ramadan PTPN I Regional 7 di Tulungbu
- Holding Perkebunan Nusantara Hadirkan Destinasi Wisata Berbasis Kemitraan di Lampung Selatan
- Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Integritas Lewat Program “Kasmaran” PTPN I
- Aksi Bersih Lingkungan PalmCo, Wujud Komitmen Holding Perkebunan Nusantara Menuju Indonesia Asri
- Perkuat Pengamanan Aset HGU, PTPN Group Gandeng Kejati Lintas Provinsi
- Holding Perkebunan Nusantara Selaraskan Strategi TI 2026 Lewat FGD Terintegrasi
- Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV Regional V Bahas Hilirisasi Ayam Terintegrasi Bersama D
- Ikuti Rakor Pemasaran PTPN Group 2026, PT KBPN Dukung Penyempurnaan Tata Kelola
PTPN Group dan Kementan Koordinasikan Percepatan Bongkar Ratoon di Jawa Timur

Keterangan Gambar : PTPN Group dan Kementan Koordinasikan Percepatan Bongkar Ratoon di Jawa Timur
Surabaya, 21 Januari 2026 – Sebagai bagian dari komitmen Holding Perkebunan
Nusantara dalam mendukung penguatan industri gula nasional, Direktur Utama PT
Sinergi Gula Nusantara (SGN) bersama Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian
Pertanian Republik Indonesia, melakukan kunjungan koordinasi dengan Gubernur
Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (21/1).
Pertemuan
tersebut membahas percepatan program bongkar ratoon tanaman tebu di wilayah
Jawa Timur sebagai salah satu langkah strategis untuk meningkatkan
produktivitas tebu sekaligus mendukung target peningkatan produksi gula
nasional.
Dalam
diskusi tersebut, Direktur Jenderal Perkebunan menekankan pentingnya sinergi
antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan BUMN sektor pergulaan dalam
mendorong peremajaan tanaman tebu. Program bongkar ratoon dinilai krusial untuk
meningkatkan rendemen dan produktivitas lahan, khususnya di sentra-sentra
produksi tebu di Jawa Timur.
Baca Lainnya :
- Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Sinergi Bisnis melalui Business Catch-Up PT KPBN Inacom0
- Entitas Holding PTPN III (Persero), SPMN Jalin Kerja Sama Payroll dan Kredit dengan BNI Tebing Tingg0
- Holding Perkebunan Nusantara Dorong Tertib Administrasi Niaga Melalui Rekonsiliasi Overdue Interest 0
- Digitalisasi SDM Sawit Holding Perkebunan Nusantara, PTPN IV PalmCo Raih Pengakuan Nasional0
- Entitas PTPN III (Persero), SPMN, Laksanakan Onsite Asesmen Risk Maturity Indeks 20240
Direktur
Utama PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) Mahmudi menyampaikan komitmen perusahaan
dalam mendukung percepatan bongkar ratoon melalui pendampingan teknis kepada
petani, penguatan kolaborasi di tingkat lapangan, serta optimalisasi
pengelolaan lahan tebu.
“SGN
siap mengambil peran aktif dalam percepatan bongkar ratoon di Jawa Timur
sebagai bagian dari upaya meningkatkan produktivitas tebu dan memperkuat
ketahanan industri gula nasional,” ujar Mahmudi.
Gubernur
Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyambut baik koordinasi tersebut dan
menegaskan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap program
strategis nasional di sektor pergulaan. Ia menekankan bahwa percepatan bongkar
ratoon sejalan dengan upaya peningkatan kesejahteraan petani tebu di daerah.
“Pemerintah
Provinsi Jawa Timur mendukung percepatan bongkar ratoon melalui penguatan
kebijakan daerah dan sinergi lintas sektor, agar produktivitas tebu meningkat
dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh petani,” kata Gubernur Jawa Timur.
Melalui
koordinasi ini, Holding Perkebunan Nusantara bersama Kementerian Pertanian dan
Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap percepatan bongkar ratoon di Jawa Timur
dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan, sehingga mampu meningkatkan
daya saing industri gula nasional sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan
petani tebu.
Mengenai
PT Sinergi Gula Nusantara (PT SGN) :
PT Sinergi Gula Nusantara
(SGN) yang dikenal dengan Sugar Co merupakan perusahan sub-Holding Gula PT
Perkebunan Nusantara III (Persero) yang bergerak di bidang usaha agro industri
komoditas gula. Perusahaan didirikan
pada tanggal 17 Agustus 2021 berdasarkan
hukum pendirian merujuk pada Surat Menteri BUMN Nomor S-527/MBU/07/2021 tanggal 26 Juli 2021. Pendirian
perusahaan PT Sinergi Gula Nusantara dalam rangka restrukturisasi bisnis gula
PTPN Grup, adalah merupakan merupakan salah satu dari 88 Proyek Strategis Nasional (PSN) Pemerintah guna mendukung
pencapaian swasembada gula nasional.
Perusahaan mengkonsolidasi 36 Pabrik Gula Perkebunan Nusantara yang tersebar dari Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan. Saat ini Perusahaan melakukan upaya-upaya restrukturisasi bisnis gula dan transformasi usaha di sektor pengolahan tanaman tebu (off farm), kemitraan budidaya perkebunan (on farm), peningkatan kesejahteraan petani tebu rakyat serta unit-unit pendukungnya guna meningkatkan kinerja maupun produktivitas Perusahaan






