Lolos Putaran Ketiga, Seberapa Besar Peluang Indonesia ke Piala Dunia 2026?

By Agum Lidel P 12 Jun 2024, 12:58:17 WIB Olahraga
Lolos Putaran Ketiga, Seberapa Besar Peluang Indonesia ke Piala Dunia 2026?

Keterangan Gambar : Pesepak bola Timnas Indonesia Thom Jan Haye (kanan) berselebrasi dengan rekannya usai mencetak gol ke gawang Timnas Filipina dalam laga lanjutan Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (11/6/2024). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/nym. (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)


Tim nasional Indonesia telah mencetak sejarah untuk pertama kali menembus putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026. Sebanyak enam dari delapan tiket langsung ke Piala Dunia 2026 tersedia di putaran ketiga.

Sembari menjaga mimpi untuk menyaksikan Indonesia menembus Piala Dunia, ada baiknya memahami terlebih dahulu potensi peta persaingan di putaran ketiga. Satu hal yang pasti, skuad ”Garuda” akan bersaing dengan tim-tim terbaik Asia demi tampil di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko dua tahun lagi.

Baca Lainnya :

Siapa saja 18 tim yang tampil di putaran ketiga?

Indonesia (Grup F) bersama Kuwait (Grup A), Korea Utara (Grup B), China (Grup C), dan Kirgistan (Grup D) merupakan lima tim yang melengkapi 18 kontestan di putaran ketiga pada laga terakhir putaran kedua, Selasa (11/6/2024).

Baca juga: Libas Filipina, Timnas Indonesia Masuk Level Elite Asia

Kelima tim itu menduduki peringkat kedua di setiap grup. Mereka menyusul tim-tim unggulan utama di grup yang telah memastikan lolos ke babak berikutnya pada gim keempat, Maret lalu, yakni Qatar (Grup A), Jepang (Grup B), Korea Selatan (Grup C), Oman (Grup D), dan Irak (Grup F).

Delapan tim lain yang lolos ke putaran ketiga adalah Iran dan Uzbekistan (Grup E), Jordania dan Arab Saudi (Grup G), Uni Emirat Arab dan Bahrain (Grup H), serta Australia dan Palestina (Grup I).

Bek Indonesia, Rizky Ridho, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Filipina dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (11/6/2024).
KOMPAS/RIZA FATHONI

Bek Indonesia, Rizky Ridho, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Filipina dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (11/6/2024).

Bagaimana pembagian pot undian putaran ketiga?

Selanjutnya di putaran ketiga, 18 tim itu akan dibagi ke dalam tiga grup yang berisi enam tim. Undian grup putaran ketiga akan diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 27 Juni 2024.

Seperti pada kualifikasi Piala Dunia zona Asia edisi sebelumnya, pembagian pot undian di putaran ketiga akan didasari ranking FIFA terakhir. Itu artinya Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) akan merujuk ranking terbaru FIFA yang akan dirilis pada 20 Juni nanti.

Baca juga: Indonesia Bakal ”Gendong” Pamor Asia Tenggara di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Berdasarkan simulasi perhitungan dari Football Rankingdari hasil pertandingan tim-tim pada dua laga pamungkas putaran kedua, maka susunan pot undian putaran ketiga bakal seperti ini.

Pembagian pot undian putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026.
KOMPAS/MUHAMMAD IKHSAN MAHAR

Pembagian pot undian putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026.

Siapa calon lawan Indonesia?

Dengan melihat pot undian putaran ketiga itu, Indonesia berpeluang menjumpai lawan-lawan tangguh yang menghuni pot pertama hingga ketiga. Dua dari enam tim yang mewakili Asia pada dua edisi Piala Dunia terakhir, yang ada di pot pertama dan kedua, akan menjadi pesaing Indonesia di putaran ketiga.

Meski begitu, Indonesia setidaknya sudah memiliki pengalaman bertarung dengan satu tim di dua pot tertinggi itu. Mereka adalah Jepang dan Australia yang berjumpa di Piala Asia 2023. Meskipun kalah menghadapi dua tim itu, skuad Garuda sudah memiliki gambaran kekuatan yang perlu dipersiapkan jika bertemu dua tim itu di putaran ketiga.

Pemain Jepang, Reo Hatate (17), menguasai bola saat terjadi kemelut di depan gawang Indonesia pada laga Grup D Piala Asia 2023 di Stadion Al Thumama, Doha, Qatar, Rabu (24/1/2024).
KOMPAS/IWAN SETIYAWAN

Pemain Jepang, Reo Hatate (17), menguasai bola saat terjadi kemelut di depan gawang Indonesia pada laga Grup D Piala Asia 2023 di Stadion Al Thumama, Doha, Qatar, Rabu (24/1/2024).

Selain itu, peluang berjumpa tiga kekuatan utama Negara Teluk, yaitu Iran, Qatar, dan Arab Saudi, akan menjadi tantangan sulit bagi Indonesia. Perjalanan jauh melelahkan hingga perbedaan iklim ekstrem menjadi faktor nonteknis yang perlu dicermati Pelatih Shin Tae-yong.

Baca juga: Langkah Awal Perjalanan Berliku Tim ”Garuda”

Lawan-lawan negara dari kawasan Asia Barat juga tersaji di pot ketiga dan keempat. Hal itu tentu menjadi ujian bagi pemain-pemain Indonesia yang tengah dalam periode untuk ”naik kelas” di level Asia.

”Semakin hari, kami semakin kompak dan lebih baik. Di babak ketiga adalah kesempatan kami tunjukkan perkembangan kami yang sudah semakin kuat,” ujar gelandang Indonesia, Thom Haye.

Apakah Indonesia memiliki peluang tampil di Piala Dunia 2026?

Amat kecil. Itu menjadi jawaban realistis dari kans Indonesia untuk lolos pertama kali ke Piala Dunia sejak merdeka pada 1945.

Merujuk ranking FIFA dan pengalaman bersaing di level Asia, Indonesia jelas dianggap tim semenjana pada putaran ketiga. Bagi tim-tim di empat pot awal, Garuda tentu dipandang sebagai lumbung poin dan gol mereka.

Namun, Indonesia sudah menunjukkan potensi besar bersama skuad termuda di Piala Asia 2023. Selain itu, kehadiran pemain-pemain yang tidak tampil di Piala Asia, seperti Thom, Nathan Tjoe-A-On, dan Calvin Verdonk, juga meningkatkan kualitas tim.

Garuda juga berpeluang bisa menambah kualitas di posisi penjaga gawang. Hal itu bisa terjadi jika proses perpindahan federasi kiper FC Dallas, Maarten Paes, bisa segera rampung.

Maarten Paes menunjukkan dokumen naturalisasinya setelah mengambil sumpah WNI di Jakarta, Selasa (30/4/2024). Maarten menjadi pemain naturalisasi ke-11 pada durasi 2021-2024.
PSSI

Maarten Paes menunjukkan dokumen naturalisasinya setelah mengambil sumpah WNI di Jakarta, Selasa (30/4/2024). Maarten menjadi pemain naturalisasi ke-11 pada durasi 2021-2024.

Selain itu, Shin juga masih terus ”berburu” pemain keturunan Indonesia demi menambah kekuatan, terutama di posisi penyerang. ”Saya akan terus mencari penyerang untuk membantu tim kita lebih baik,” ujar Shin.

Target realistis Indonesia adalah merebut posisi keempat dan kelima untuk lolos ke putaran keempat. Sebab, sangat sulit rasanya bagi Indonesia untuk bersaing meraih dua posisi teratas demi menyegel salah satu dari enam tiket langsung ke Piala Dunia 2026.

Dengan menembus putaran keempat, Indonesia memiliki peluang untuk memperebutkan dua tiket langsung pamungkas jatah Asia di Piala Dunia 2026.

Bagaimana jalan lolos ke Piala Dunia 2026?

Lebih lengkapnya alur di putaran ketiga ialah setiap tim akan menjalani 10 pertandingan. Dua peringkat teratas di klasemen akhir dari tiga grup akan menyegel enam tiket ke Piala Dunia 2026.

Jika gagal duduki dua peringkat teratas, kans ke Piala Dunia 2026 belum sepenuhnya tertutup. Tim yang duduk di peringkat ketiga dan keempat akan dikumpulkan di putaran keempat. Mereka akan terbagi ke dalam dua grup yang berisi tiga tim.

Juara grup di putaran keempat akan menyabet dua tiket lainnya ke Piala Dunia 2026. Adapun tim peringkat kedua di dua grup putaran keempat akan saling duel untuk memperebutkan satu tiket playoff antarzona.

Sementara itu, tim posisi kelima dan keenam pada grup putaran ketiga dipastikan tersisih dari persaingan menuju Piala Dunia 2026.

Pelatih Indonesia Shin Tae-yong (keempat kanan) bersama para pemain lawan Filipina pada laga kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (11/6/2024). Selain lolos ke putaran ketiga, Indonesia juga mengamankan tiket ke Piala Asia 2027.
KOMPAS/RIZA FATHONI

Pelatih Indonesia Shin Tae-yong (keempat kanan) bersama para pemain lawan Filipina pada laga kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (11/6/2024). Selain lolos ke putaran ketiga, Indonesia juga mengamankan tiket ke Piala Asia 2027.

Kapan putaran ketiga diselenggarakan?

Setelah undian grup digelar 27 Juni, AFC mulai menggelar pertandingan putaran ketiga pada kalender internasional selanjutnya, September 2024. Dua gim pertama diselenggarakan pada 5 September dan 10 September.

Selanjutnya, dua pertandingan akan tersaji pada empat agenda laga internasional berikutnya, yaitu Oktober 2024, November 2024, Maret 2025, dan Juni 2025. Jarak dua pertandingan di dalam satu bulan laga internasional itu hanya lima hari.

Pertandingan dengan intensitas tinggi nan kompetitif serta jadwal antarlaga yang padat membuat Shin harus mempersiapkan skuadnya semaksimal mungkin. Jika ingin bersaing hingga laga-laga terakhir, Indonesia haram telat panas seperti di putaran kedua ketika hanya meraup satu poin pada dua laga perdana.

Peluang bermain di kandang pada lima pertandingan harus dimaksimalkan dengan baik oleh Garuda. Menang di lima laga kandang berarti Indonesia akan meraup 15 poin.

Dengan mengamati persaingan di putaran ketiga pada kualifikasi Piala Dunia edisi sebelumnya, maka raihan 15 poin maksimal hanya membawa sebuah tim duduk di peringkat ketiga. Itu artinya jika ingin melaju ke Piala Dunia 2026, Jay Idzes dan kawan-kawan harus mampu membawa pulang poin dari laga-laga tandang.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment