- Pulihkan Akses 3 Desa Langkat, PTPN Group Sinergi Lintas Instansi Bangun Jembatan Bailey
- Kunjungi PT SPMN, Direktur Keuangan & Manajemen Risiko PTPN III (Persero) Dorong Peningkatan Mutu La
- Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kebersamaan Lewat Safari Ramadan PTPN I Regional 7 di Tulungbu
- Holding Perkebunan Nusantara Hadirkan Destinasi Wisata Berbasis Kemitraan di Lampung Selatan
- Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Integritas Lewat Program “Kasmaran” PTPN I
- Aksi Bersih Lingkungan PalmCo, Wujud Komitmen Holding Perkebunan Nusantara Menuju Indonesia Asri
- Perkuat Pengamanan Aset HGU, PTPN Group Gandeng Kejati Lintas Provinsi
- Holding Perkebunan Nusantara Selaraskan Strategi TI 2026 Lewat FGD Terintegrasi
- Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV Regional V Bahas Hilirisasi Ayam Terintegrasi Bersama D
- Ikuti Rakor Pemasaran PTPN Group 2026, PT KBPN Dukung Penyempurnaan Tata Kelola
Perkuat Komitmen Implementasi ESG, PT SGN, Subholding PTPN III (Persero) Raih Silver Rank di ASRRAT

Keterangan Gambar : Perkuat Komitmen Implementasi ESG, PT SGN, Subholding PTPN III (Persero) Raih Silver Rank di ASRRAT 2025
Bali — Holding Perkebunan Nusantara
PTPN III (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG)
melalui penguatan kualitas pelaporan keberlanjutan di seluruh entitas usaha.
Komitmen tersebut kembali memperoleh pengakuan pada ajang Asia Sustainability Reporting Rating
(ASSRRAT) 2025 yang diselenggarakan oleh National Center for Corporate Reporting (NCCR) bekerja sama dengan
Institute of Certified Sustainability
Practitioners (ICSP).
Memasuki tahun ke-21 penyelenggaraan, ASSRRAT 2025
diikuti oleh 82 perusahaan dan
organisasi, terdiri dari 78
entitas asal Indonesia, termasuk tiga entitas sektor publik, serta empat entitas dari Bangladesh dan Filipina.
Penganugerahan penghargaan dilaksanakan pada Jumat (28/11) di The
Westin Resort, Nusa Dua, Bali.
Dalam sambutannya, Chairman Board of Trustee NCCR, Prof. Dr. Bambang Permadi Soemantri
Brodjonegoro, menekankan pentingnya harmonisasi standar pelaporan
keberlanjutan secara global. Ia menyoroti perkembangan berbagai kerangka dan
regulasi internasional, seperti IFRS
S1–S2, TCFD, GRI Standards, serta ASEAN Taxonomy, yang mendorong
perusahaan untuk menyajikan laporan keberlanjutan yang semakin terukur, dapat
diperbandingkan, dan relevan bagi para pemangku kepentingan.
Baca Lainnya :
- PalmCo, Subholding Holding Perkebunan Nusantara Luncurkan Kemasan 100 Tahun Kayu Aro, Ini Sejarahnya0
- Holding Perkebunan Nusantara Melalui PTPN IV Regional VII Pasang PLTS Atap untuk Rumah Ibadah di Pad0
- Pelatihan Pajak dan Coretax PTPN IV Regional VII, Komitmen Holding Perkebunan Nusantara pada Tata Ke0
- Holding Perkebunan Nusantara Dorong Kualitas SDM melalui Program Penanganan Stunting PTPN IV Regiona0
- Holding Perkebunan Nusantara Dorong Kepastian Hukum Investasi lewat Kolaborasi PTPN IV Regional III–0
Sejalan dengan arah kebijakan Holding Perkebunan
Nusantara dalam memperkuat tata kelola dan transparansi ESG, PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), sebagai
subholding dari Holding Perkebunan Nusantara berhasil meraih Silver Rank untuk Laporan Keberlanjutan Tahun Buku 2024.
Capaian ini mencerminkan konsistensi holding dalam mendorong standardisasi
pelaporan keberlanjutan yang mengacu pada praktik terbaik dan standar global.
Sekretaris Perusahaan PT
Sinergi Gula Nusantara, Yunianta,
menyampaikan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh
insan perusahaan dalam mengimplementasikan agenda keberlanjutan yang selaras
dengan kebijakan holding.
“Alhamdulillah, pada ASSRRAT tahun buku 2024 PT
Sinergi Gula Nusantara meraih Silver Rank. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa
Sustainability Report kami telah disusun sesuai standar GRI dan mencerminkan
komitmen perusahaan terhadap penerapan prinsip keberlanjutan. Capaian ini
adalah hasil kerja seluruh insan SGN dalam memperkuat implementasi ESG, mulai
dari efisiensi energi, pengelolaan air, pengurangan emisi, hingga pemberdayaan
petani tebu. Kami bersyukur atas pencapaian ini, dan semoga tahun depan peringkat
tersebut dapat kami tingkatkan melalui peningkatan kualitas data dan penguatan
program keberlanjutan perusahaan,” ujarnya.
ASSRRAT 2025 juga menjadi ruang strategis bagi
perusahaan-perusahaan di Asia untuk meningkatkan kualitas pelaporan
keberlanjutan melalui mekanisme penilaian komprehensif dan pemberian umpan
balik dalam bentuk scorecard.
Melalui ajang ini, NCCR dan ICSP mendorong praktik pelaporan keberlanjutan yang
semakin transparan, kredibel, dan selaras dengan kebutuhan pemangku
kepentingan.
Bagi Holding
Perkebunan Nusantara, capaian ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan
dalam membangun tata kelola perusahaan yang bertanggung jawab, memperkuat
transparansi, serta memastikan bahwa agenda keberlanjutan terintegrasi dalam
strategi bisnis jangka panjang di seluruh lini usaha.
--**--
Mengenai
PT Sinergi Gula Nusantara (PT SGN) :
PT Sinergi Gula Nusantara
(SGN) yang dikenal dengan Sugar Co merupakan perusahan sub-Holding Gula PT
Perkebunan Nusantara III (Persero) yang bergerak di bidang usaha agro industri
komoditas gula. Perusahaan didirikan
pada tanggal 17 Agustus 2021 berdasarkan
hukum pendirian merujuk pada Surat Menteri BUMN Nomor S-527/MBU/07/2021 tanggal 26 Juli 2021. Pendirian
perusahaan PT Sinergi Gula Nusantara dalam rangka restrukturisasi bisnis gula
PTPN Grup, adalah merupakan merupakan salah satu dari 88 Proyek Strategis Nasional (PSN) Pemerintah guna mendukung
pencapaian swasembada gula nasional.
Perusahaan
mengkonsolidasi 36 Pabrik Gula Perkebunan Nusantara yang tersebar dari Sumatera
Utara, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan.
Saat ini Perusahaan melakukan upaya-upaya restrukturisasi bisnis gula dan
transformasi usaha di sektor pengolahan tanaman tebu (off farm), kemitraan
budidaya perkebunan (on farm), peningkatan kesejahteraan petani tebu rakyat
serta unit-unit pendukungnya guna meningkatkan kinerja maupun produktivitas
Perusahaan.






