- Pulihkan Akses 3 Desa Langkat, PTPN Group Sinergi Lintas Instansi Bangun Jembatan Bailey
- Kunjungi PT SPMN, Direktur Keuangan & Manajemen Risiko PTPN III (Persero) Dorong Peningkatan Mutu La
- Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kebersamaan Lewat Safari Ramadan PTPN I Regional 7 di Tulungbu
- Holding Perkebunan Nusantara Hadirkan Destinasi Wisata Berbasis Kemitraan di Lampung Selatan
- Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Integritas Lewat Program “Kasmaran” PTPN I
- Aksi Bersih Lingkungan PalmCo, Wujud Komitmen Holding Perkebunan Nusantara Menuju Indonesia Asri
- Perkuat Pengamanan Aset HGU, PTPN Group Gandeng Kejati Lintas Provinsi
- Holding Perkebunan Nusantara Selaraskan Strategi TI 2026 Lewat FGD Terintegrasi
- Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV Regional V Bahas Hilirisasi Ayam Terintegrasi Bersama D
- Ikuti Rakor Pemasaran PTPN Group 2026, PT KBPN Dukung Penyempurnaan Tata Kelola
Transformasi Digital Holding Perkebunan Nusantara, PalmCo Terapkan Standar Internasional Keamanan In

Keterangan Gambar : Transformasi Digital Holding Perkebunan Nusantara, PalmCo Terapkan Standar Internasional Keamanan Informasi
Jakarta — Transformasi digital di lingkungan badan
usaha milik negara (BUMN) sektor pangan terus bergulir seiring meningkatnya
kompleksitas bisnis serta tantangan keamanan data. Dalam konteks tersebut, PT
Perkebunan Nusantara IV PalmCo, subholding di bawah Holding Perkebunan
Nusantara PTPN III (Persero), tercatat sebagai salah satu entitas di klaster
pangan negara yang lebih awal mengantongi sertifikasi internasional ISO 27001
dan ISO 20000.
Kedua standar global tersebut masing-masing
berkaitan dengan sistem manajemen keamanan informasi dan pengelolaan layanan
teknologi informasi, yang menjadi fondasi penting dalam mendukung transformasi
digital perusahaan secara aman dan berkelanjutan.
Sejak resmi berdiri, PalmCo dihadapkan pada
tantangan besar berupa integrasi organisasi hasil penggabungan berbagai
entitas. Penyatuan sistem, proses bisnis, serta budaya kerja yang sebelumnya
berjalan terpisah menuntut pengelolaan teknologi informasi yang tidak hanya
efisien, tetapi juga terstandar dan memiliki tingkat keamanan yang tinggi.
Dalam konteks inilah, transformasi digital ditetapkan sebagai salah satu agenda
strategis perusahaan.
Baca Lainnya :
- Holding Perkebunan Nusantara Dorong Prestasi Olahraga, ATN PTPN IV Regional III Juara Umum Kejurnas 0
- Kinerja Melonjak, Kebun Tanah Putih PTPN IV Regional III Perkuat Kontribusi Holding Perkebunan Nusan0
- PKB PTPN IV Periode 2026–2027 Disahkan, Holding Perkebunan Nusantara Dorong Stabilitas Ketenagakerja0
- Presiden Dorong Hilirisasi Gambir, PTPN Group Siap Perkuat Nilai Tambah Komoditas Rakyat0
- Holding Perkebunan Nusantara Sudah Serap 2.548 Tenaga Kerja Lokal Riau melalui PTPN IV Regional III0
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K.
Santosa, menyampaikan bahwa penerapan standar internasional menjadi bagian dari
upaya perusahaan untuk memastikan proses integrasi sistem pascamerger berjalan
secara terkendali dan berkelanjutan.
Menurutnya, transformasi digital tidak dapat
dilepaskan dari penguatan tata kelola, khususnya dalam pengelolaan informasi
dan layanan teknologi informasi yang semakin terintegrasi di lingkungan
perusahaan.
“Transformasi digital bukan semata-mata soal
penggunaan teknologi baru, tetapi juga bagaimana informasi dikelola secara
disiplin dan layanan TI dijalankan dengan standar yang jelas. Sertifikasi ISO
27001 dan ISO 20000 menjadi langkah penting untuk memastikan sistem dan proses
bisnis PalmCo berjalan aman dan berkelanjutan,” ujar Jatmiko.
ISO 27001 merupakan standar internasional yang
berfokus pada sistem manajemen keamanan informasi, mencakup pengendalian akses,
perlindungan data strategis, manajemen risiko, hingga kesiapan organisasi dalam
menghadapi potensi insiden keamanan digital. Bagi PalmCo, penerapan standar ini
dinilai relevan seiring meningkatnya volume dan kompleksitas data operasional
pascamerger.
Sementara itu, ISO 20000 mengatur tata kelola
layanan teknologi informasi agar berjalan secara konsisten, responsif, dan
berorientasi pada kualitas. Standar ini memastikan layanan TI mampu mendukung
kebutuhan operasional perusahaan secara berkelanjutan, sekaligus menyediakan
kerangka kerja yang jelas dalam pengelolaan layanan kepada pengguna internal.
Direktur SDM dan TI PTPN IV PalmCo, Suhendri,
menjelaskan bahwa proses menuju perolehan sertifikasi internasional tersebut
tidak berlangsung dalam waktu singkat. Menurutnya, pencapaian ini merupakan
hasil dari perjalanan panjang integrasi sistem serta penyelarasan cara kerja di
seluruh lini organisasi.
Ia menyampaikan bahwa transformasi digital
PalmCo telah dimulai sejak perusahaan terbentuk, dengan fokus pada penyatuan
sistem, standarisasi proses bisnis, serta pembangunan budaya kerja yang lebih
disiplin dan patuh terhadap prinsip tata kelola.
“Prosesnya tidak hanya menyangkut teknologi,
tetapi juga perubahan cara kerja dan pola pikir. Sertifikasi ini menjadi
indikator bahwa upaya integrasi sistem dan budaya kerja tersebut berjalan ke
arah yang benar,” kata Suhendri.
Ia menambahkan, kolaborasi lintas divisi serta
dukungan manajemen menjadi faktor kunci dalam pemenuhan berbagai persyaratan
standar internasional tersebut. Disiplin proses dan kepatuhan terhadap standar
dinilai penting agar sistem digital dapat berfungsi secara optimal dan
berkelanjutan.
Di tengah meningkatnya isu kebocoran data dan
gangguan sistem digital di berbagai sektor, langkah PalmCo memperoleh
sertifikasi ISO di bidang keamanan informasi mencerminkan pendekatan perusahaan
yang lebih matang dalam mengelola risiko digital. Perusahaan tidak hanya
mendorong inovasi, tetapi juga membangun kerangka pengelolaan risiko yang
terukur.
Penguatan tata kelola teknologi informasi ini
sejalan dengan upaya PalmCo, sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara
PTPN III (Persero), dalam memperkuat penerapan prinsip Good Corporate
Governance (GCG). Dalam organisasi hasil merger, sistem informasi yang tertata
dan terlindungi menjadi elemen penting untuk memastikan transparansi,
akuntabilitas, serta kualitas pengambilan keputusan berbasis data.
Dengan fondasi sistem keamanan informasi dan
layanan TI yang telah terstandar secara internasional, PalmCo memiliki ruang
yang lebih luas untuk mengembangkan inovasi digital ke depan. Pemanfaatan
teknologi diharapkan mampu mendorong efisiensi operasional dan peningkatan
kinerja bisnis, tanpa mengabaikan aspek keamanan dan tata kelola.
Ke depan, PalmCo menegaskan komitmennya untuk melanjutkan agenda transformasi digital sebagai bagian dari strategi jangka panjang perusahaan. Di sektor pangan yang semakin strategis, pengelolaan sistem digital yang aman dan andal menjadi prasyarat penting dalam menjaga keberlanjutan bisnis serta kepercayaan para pemangku kepentingan.






